Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siswi SMA Enrekang yang Lompat ke Sungai Saddang Belum Ditemukan

"Kita sudah laksanakan sesuai aturan yang berlaku, hanya pelampung masih kami pinjamkan ke masyarakat yang melakukan pencarian bersama kelaurga,"

Tayang:
Penulis: Yultin Rante | Editor: Ilham Mangenre
yultin rante/tribuntoraja.com
Tim SAR gabungan istirahat di sela-sela pencarian hari kedua Khumaira, di pinggir Sungai Saddang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Selasa (25/10/16). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Sudah tiga pekan pencarian siswi SMA Muhammadiyah Enrekang, Khumaira (17), di Sungai Saddang, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Belum ditemukan.

Khumaira dikabarkan tenggelam gara-gara melompat dari jembatan, di Dusun Garutu, Desa Buntu Batu, Kecamatan Enrekang.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigran Enrekang, Hajja Sawalia Saharuddin, menyampaikan, pencarian sudah dihentikan.

"Belum ditemukan dan tim gabungan tim Tagana, SAR BPBD, Polres dan Kodim Enrekang, telah menghentikan pencarian," kata Sawalia kepada tribunenrekang.com, Minggu (6/11/2016). 

Sekarang ini, hanya masyarakat dan keluarga yang melakukan pencarian.

"Kita sudah laksanakan sesuai aturan yang berlaku, hanya pelampung masih kami pinjamkan ke masyarakat yang melakukan pencarian bersama kelaurga," ujar Sawalia.

Khumaira adalah anak ketiga pasangan Salman dan Samatiamati.

Siswi kelas tiga disebut sudah lama menderita penyakit gangguan saraf otak atau epilepsi.

"Dari informasi pihak sekolah, Khumaria sempat pingsan," kata Sawalia.

Sepupu korban, Indar, membenarkan Khumaira mengidap penyakit epilepsi.

"Sudah lama dia sakit, tidak ada masalah lainnya," kata Indar kepada tribunenrekang.com.

Saksi yang juga sahabat korban, Fatmawati (18), yang melaporkan kejadian ini.

Kronologi kejadian menurut Polres Enrekang, kejadiannya sekitar pukul 14.00 wita.

Ketika itu korban bersama Fatmawati pulang sekolah dengan mengendarai sepeda motor.

Sesampainya di ujung jembatan, korban menyuruh temannya untuk menghentikan motor.

Khumaira kemudianmenyerahkan helm dan tasnya kepada Fatmawati dan mengatakan "kalau nacarika (saya dicari) orangtuaku, tanyaki (beri tahu) bilang pergika (saya pergi) ketemu saudaraku."

Seusai berucap, Khumaira berlari ke tengah jembatan dan melompat ke sungai. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved