Desember, BBPJN Bebaskan Lahan Proyek Middle Ring Road
Namun untuk pengerjaannya, itu dilakukan secara bertahap. Khusus ditahap awal, ini akan dikerjakan hanya 3 Km.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dana Rp 21 miliar untuk pembebasan lahan proyek Middle Ring Road, masih ditangan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasatker Jalan Metropolitan BBPJN Sulawesi Selatan, Rahman Djamil, Minggu (30/10/2016).
Diketahui anggaran pembebasan masih ada digenggaman pihak BBPJN itu karena sampai saat ini belum juga dilakukan pembebesan atau membayar pemilik lahan yang akan dilalalui oleh proyel jalur lingkar dalam kota ini.
Rahman menyebutkan pembebasan lahan proyek Middle ini akan ia selesaikan sebelum masuk masa deadline, akhir Desember nanti.
Olehnya itu pihaknya mengharap kesabaran sejumlah pihak khususunya pemilik dan dukungan masyarakat atas pekerjaan proyek Middle Ring Road ini.
Sebelumnya BBPJN merencanakan pembebasan lahan ia serahkan kepada Pemkot Makassar, namun Satker Metropolitan selaku pelaksana proyek kembali lagi menyatakan akan membebaskan lahan Middle ini.
"Pemkot hanya kami minta pendampingan" ujar Rahman.
Baca: BBPJN Sumbang Rp 21 Miliar ke Pemkot Makassar, untuk Pembangunan Middle Ring Road
Saat ini, proyek Middle Ring Road terus digenjot oleh BBPJN Sulawesi Selatan, mulai dari pembebasan lahan hingga betonisasi terus dilaksanakan.
Namun sayang, karena sebahagian lahan belum dibebaskan betonisasi pun belum merata.
Proyek MRR ini hanya bisa diselesaikan hinggga di pembangunan jembatan saja, atau dari Perintis Kemerdekaan hingga di Jembatan Sungai Tello saja.
Proses pembebasan lahan di jalur sebelah jembatan atau di Jl Dr Leimena masih berstatus sengketa sehingga belum dibebaskan.
Diketahui panjang proyek ini sekitar 7 Km.

Suasana pengerjaan jalan dan jembatan Middle Ring Road yang terekam dari udara di Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (31/8/2016).
Namun untuk pengerjaannya, itu dilakukan secara bertahap. Khusus ditahap awal, ini akan dikerjakan hanya 3 Km.
Didalam pengerjaan fisik yang digelontorkan dari dana APBN, proyek ini memakan biaya sebesar Rp 219 Milliar. Ini diperuntukkan hanya untuk pembangunan fisik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/middle-ring-road3_20160831_223256.jpg)