Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siswa SMK PGRI Enrekang Tak Belajar Akibat Banjir

TRC BPBD saat ini sudah standby di beberapa titik rawan banjir dan berjaga-jaga di lokasi untuk mengantisipasi luapan air

Penulis: Ridwan Putra | Editor: Suryana Anas
handover
Banjir di wilayah perkotaan di Kabupaten Enrekang akibat luapan air Sungai Saddang dan Mata Allo sejak hujan deras terjadi Sabtu (29/10/2016) dini hari tadi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG -Luapan air Sungai Saddang dan Mata Allo di Kabupaten Enrekang yang terjadi Sabtu dini hari (29/10/2016) bukan hanya mengenangi ratusan hektare kebun warga di beberapa tempat.

Banjir akibat luapan air sungai besar di Enrekang itu juga merendam kompleks SMK PGRI Enrekang yang berlokasi di sekitar bantaran sungai.

Akibatnya, siswa-siswi SMK PGRI setempat sementara tak bisa bersekolah.

Personel TRC BPBD Enrekang, Rahman, mengatakan, TRC BPBD saat ini sudah standby di beberapa titik rawan banjir dan berjaga-jaga di lokasi untuk mengantisipasi luapan air yang sewaktu-waktu terjadi karena curah hujan masih tinggi.

"Kami tetap bersiaga di lokasi. Kalau memang air masih naik maka kami segera mengevakuasi warga," katanya. BPBD juga mendata kerugian materil akibat banjir tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved