Sampah Plastik Jadi Baju Adat di Bulukumba
Kegiatan lomba daur ulang sampah itu dipusatkan di Lapangan Sepakbola Jawi-jawi, Kecamatan Bulukumpa.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
BULUKUMBA, TRIBUN - Ada puluhan peserta sekolah terlibat pada acara perlombaan daur ulang sampah menjadi pakaian dan aksesoris.
Kegiatan lomba daur ulang sampah itu dipusatkan di Lapangan Sepakbola Jawi-jawi, Kecamatan Bulukumpa.
Ada 33 sekolah dan 48 sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan lomba tersebut. Selain itu ada peserta partisipatif asal Kecamatan Rilau Ale 23 sekolah dasar, 17 SD asal Kecamatan Bontobahari.
"Tujuannya untuk mengurangi timbulnya sampah baik di sekolah dan warga sendiri. Dan mendorong adanya kesadaran warga untuk memilah sampah. Contoh daun dan pelastik," kata Ketua Panitia Lomba Daur Ulang, A Rusmin.
Kegiatan ini merupakan lomba pertama yang berlangsung di Bulukumba. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto pada Rabu (26/10/2016) kemarin dan berakhir sore ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sampah-baju_20161027_172714.jpg)