Keunikan Jokowi
Padahal orang berusia 26-64 tahun butuh tidur 7-9 jam per hari. Lantas bagaimana Jokowi bisa beristirahat secara efektif?
Para pengawalnya spontan terkaget-kaget karena menduga terjadi apa-apa.
Ternyata, mobil Jokowi berhenti bukan karena ada sesuatu yang tidak beres. Pria murah senyum ini hanya ingin memberikan buku kepada tiga anak yang berdiri di pinggir jalan.
2. Tak Menyukai Teks
Setiap presiden tentu memiliki gaya dan keunikannya tersendiri saat berbicara di depan publik.
Ada yang berapi-api, ada yang kaku penuh tata cara, ada pula yang sederhana alias tidak bertele-tele.
Nah, gaya terakhir inilah yang dimiliki Jokowi.
“Pak Jokowi memang bukan orator, dia lebih menunjukkan aspek yang sifatnya action oriented,” kata Eko saat ditemui Kantor Staf Presiden Republik Indonesia.
Menurut Eko, Jokowi enggan menggunakan teks karena ia percaya diri dan menguasai topik yang akan diutarakannya.
Bahkan, Presiden Ke-7 Republik Indonesia ini, kerap menggunakan slide presentasi untuk menyampaikan pesan dan gagasannya. Padahal, penggunaan slide ini terbilang rumit.
Namun, ada juga bisik-bisik berseliweran di dunia maya yang mengatakan bahwagaya pidato Jokowi tak spesial. Mereka menyarankan agar Jokowi meningkatkan kemampuan pidatonya.
3. Jarang Sarapan
Sarapan umumnya menjadi satu rutinitas banyak orang pada pagi hari. Namun, tidak untuk Jokowi.
Selidik punya selidik, ia ternyata jarang nyarap pada pagi hari. Kadang kala dia hanya mengisi perutnya dengan makanan ringan.
Seperti telur rebus. Jadi, jangan membayangkan menu sarapan presiden kita ini mewah.Bahkan untuk makanan sehari-hari, mantan Wali Kota Surakarta ini lebih menyukai menu sederhana dan tradisonal macam nasi liwet, sayur asam, dan tempe.
Biasanya, kalau tak menyantap telur rebus, Jokowi hanya meminum jamu, madu, atau air putih pada pagi hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jokowi-jk_20161020_105113.jpg)