Pengurus IDI Makassar Tolak Program Studi Dokter Layanan Primer
Ketua IDI Makassar, Dr dr Siswanto Wahab Sp KK FINSDV FAADV memimpin langsung aksi demo.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ratusan Dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Makassar melakukan aksi damai dengan menolak program studi Dokter Layanan Primer di Menara DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Selasa (25/10/2016) siang.
Mereka datang menggunakan jas dokter dan jilbab merah.
Ketua IDI Makassar, Dr dr Siswanto Wahab Sp KK FINSDV FAADV memimpin langsung aksi demo.
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Marzuki Wadeng dan Asisten II Pemprov Sulsel Sidik Salam menerima mereka.
Pemerintah memang baru saja mengeluarkan aturan perihal pendidikan Dokter Layanan Primer (DLK).
Pengurus Besar (PB) IDI sudah melakukan demonstrasi besar-besaran di depan kantor Kementerian Kesehatan, kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (24/10/2016).
PB IDI menuntut adanya proses reformasi sistem kesehatan dari pemerintah.
Mereka menuntut reformasi sistem kesehatan yang pro rakyat dan reformasi sistem pendidikan dokter yang pro rakyat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/idi-makassar_20161025_142735.jpg)