Jadi Lahan Parkir, Warga Keluhkan Ruas Jalan di Samping RSUD Salewangang

Pengelola parkiran dinilai tidak mampu bekerja maksimal dan hanya menyusahkan warga sekitar saja.

Jadi Lahan Parkir, Warga Keluhkan Ruas Jalan di Samping RSUD Salewangang
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Sejumlah kendaraan yang parkir di ruas jalan samping kiri rumah sakit umum daerah Salewangang, Jl Poros Makassar-Maros, Taroada, Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Warga yang bermukim di belakang Rumah Sakit Umum Daerah Salewangang mengeluhkan Jl Poros Makassar-Maros, Taroada, Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang dijadikan lahan parkir.

Seorang warga, Andi Sammang mengatakan, sejumlah mobil maupun motor yang parkir di ruas jalan samping rumah sakit tersebut, membuat pengendara lain yang melintas kesusahan.

"Kami protes, kenapa itu jalan yang berada di samping rumah sakit dijadikan lahan parkir. Sekitar 300 meter itu ruas jalan ditempati dan dijadikan lahan parkiran kendaraan oleh pihak rumah sakit," ujarnya, Senin (24/10/2016).

Setiap warga yang melintas, khususnya pengendara mobil harus lebih waspada untuk menghindari kecelakaan atau bersenggolan dengan kendaraan lain.

Pengelola parkiran dinilai tidak mampu bekerja maksimal dan hanya menyusahkan warga sekitar saja. Petugas hanya memikirikan pemasukan dibanding kenyamanan warga yang berdomisili di sekitar rumah sakit.

"Kami warga sekitar Salewangan, prihatin melihat jalan masuk yang begitu padat dengan kendaraan yang parkir di badan jalan. Banyak kendaraan lain yang mau lewat juga, sementara jalannya hanya cukup dilewati dua mobil saja," ujarnya.

Kepadatan kendaraan diperparah dengan adanya mobil pengangkut barang campuran yang membongkar muatan di beberapa toko di tepi kanan jalan tersebut. Sementara, kendaraan pengunjung rumah sakit parkir di tepi kiri jalan.

Sammang meminta pihak pemerintah Kabupaten Maros dan rumah sakit supaya memperhatikan keamanan dan kenyamanan warga sekitar. Bukannya justru menyusahkan.

"Kami mohon, bapak maupun ibu supaya memperhatikan keluhan kami. Tolong dipindahkan kendaraan parkir di jalan itu ke lokasi yang lebih aman. Jangan susahkan kami," ujarnya.

Kejadian tersebut sudah terjadi sejak rumah sakit tersebut difungsikan beberapa tahun lalu. Namun pihak terkait hanya membiarkan dan tidak pernah menegur maupun memberikan sanksi kepada pengelola parkiran.

"Lamami begitu modelnya. Tapi tidak ada tindak lanjut dari pihak terkait. Itu jalan umum, bukan milik rumah sakit. Kondisi jalannya juga sudah rusak parah," katanya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved