Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

IDI Sulselbar Tolak Program Pendidikan Dokter Layanan Prima

Program DLP jika berjalan dinilai akan memperburuk layanan kesehatan ke masyarakat karena dokter akan ditarik untuk mengikuti program tersebut

Penulis: Hasrul | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/HASRUL
dr Siswanto Wahab, terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Makassar periode 2016-2019. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menyatakan sikap menolak Program Pendidikan Dokter Layanan Prima (DLP).

Sekertaris Umum IDI Sulselbar, DR Dr Siswanto Wahab SpKK FINSDV FAADV menilai program DLP merupakan program kementrian untuk memainkan anggaran karena program DLP tidak efektif untuk reformasi sistem pendidikan kedokteran.

"Kami IDI Sulselbar tegas menolak program DLP karena hanya pemborosan anggaran dan ini jelas permainan di jajaran menteri," kata Dr Siswanto di Sekertaris IDI Sulselbar, Jl Topaz Panakukang Makassar, Senin (24/10/2016).

Dr Siswanto yang juga ketua terpilih IDI Cabang Makassar mengatakan seharusnya pemerintah fokus untuk memperbaiki fasilitas kesehatan dan menjamin ketersediaan obat di Rumah Sakit dan Puskesmas.

Menurutnya bagaimanapun profesi dan pendidikan seorang dokter jika fasilitas kesehatan khususnya di daerah tidak tersedia maka dokter yang bertugas di daerah tersebut tetap akan melakukan rujukan.

"Seharusnya anggaran untuk program DLP dialihkan untuk pengadaan dan perbaikan fasilitas kesehatan dan ketersediaan obat, itu akan lebih efektif untuk perbaikan layanan kesehatan," kata Dr Siswanto.

Program DLP jika berjalan dinilai akan memperburuk layanan kesehatan ke masyarakat karena dokter akan ditarik untuk mengikuti program tersebut sehingga masyarakat akan terabaikan.

Selain itu program tersebut akan menyita waktu para dokter muda dimana hanya akan menghabiskan waktu untuk belajar hal-hal yang telah dipelajari.

Penolakan program DLP tersebut akan disampaikan pengurus IDI Sulselbar dengan anggota DPRD Sulsel melalui Rapar Dengar Pendapat di Gedung DPRD Sulsel pada pukul 14.00 wita, Selasa (25/10/2016).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved