Viral, Curhat Adik Mario Teguh: Mengapa Aku Harus Berbohong untuk Melindungimu
Kumkum memang sering mengungkapkan curahan hatinya melalui akun Instagram
Sebagian besar komentar memberikan dukungan untuk Kumkum.
Tak sedikit yang meminta Kumkum agar jangan mau meminta maaf karena Kumkum tidak salah.
Beberapa bahkan menyarankan agar Mario Teguh membuktikan dulu tes DNA sesuai dengan janjinya.
Awal perseteruan
Perseteruan antara Mario Teguh dan adik kandungnya ini berawal dari momen diundangnya Ario Kiswinar Teguh di acara Hitam Putih.
Ario yang diakui Kumkum sebagai keponakannya ini membawa akta kelahiran, akta perkawinan ibunya dan Mario Teguh serta foto-foto masa kecil Ario digendong Mario Teguh di acara yang ditayangkan oleh Trans7 terebut.
Ario blak-blakkan menyampaikan apa yang ia rasakan pada host Deddy Corbuzier.
Ia mengaku butuh pengakuan dari ayahnya kalau ia adalah anak dari Mario Teguh.
Selama ini Ario mengaku hanya diurusi dan dibesarkan oleh ibunya, Aryani Soenarto mantan istri Mario Teguh.
Mario Teguh kemudian berikan klarifikasi di Kompas TV dan menantang Ario untuk tes DNA.
Meski Ario setuju untuk tes DNA ternyata pihak Mario Teguh membatalkan rencananya ini.
Sementara muncul pelaporan dari Linna Teguh ke Polda Metro Jaya pada akun Instagram Lambe Turah dan beberapa akun lainnya yang dituding lakukan pencemaran nama baik.
Tak berapa lama Deddy Corbuzier disomasi Mario Teguh lalu adik kandung Mario Teguh Permata Kumara Teguh juga mendapat somasi.
Adik kandung disomasi lantaran sempat berikan pernyataan yang isinya membantah semua klarifikasi Mario Teguh.
Kumkum menyatakan kalau Ario memang benar anak kandung Mario Teguh dan menyatakan kalau perceraian Mario Teguh dengan ibu Ario karena orang ketiga yang saat ini adalah istri Mario Teguh.
Netizen lebih banyak beri dukungan untuk Ario Kiswinar Teguh dan Kumkum, terutama setelah Mario Teguh sewa 18 advokat untuk somasi adik kandungnya itu.
Lalu Deddy Corbuzier menjawab tantangan somasi dengan melakukan somasi balik dengan bantuan pengacara Hotman Paris Hutapea.
Kisah ini masih berlanjut. (*)