Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lembaga Internal FEBI UIN Alauddin Laporkan Dosen yang Lakukan Kekerasan ke Reporter Washilah

Dosen yang melakukan tindak kekerasan tersebut adalah Ketua Jurusan Manajemen FEBI UIN Alauddin Makassar, Rika Ayu Dwi Permatasari.

Tayang:
Penulis: Hasrul | Editor: Anita Kusuma Wardana
Washilah UIN Alauddin Makassar 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Lembaga Internal Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) UIN Alauddin Makassar melaporkan tindak kekerasan yang dilakukan dosen kepada reporter pers UKM LIMA Washilah UIN Alauddin Makassar.

Lembaga Internal FEBI UIN Alauddin Makassar tersebut terdiri atas Dewan Mahasiswa (Dema) FEBI, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi dan HMJ Manajemen.

Mereka mengatasnamakan diri sebagai Solidaritas Mahasiswa Anti Kekerasan (SMAK) melaporkan dosen tersebut kepada Komisi Disiplin (Komdis) UIN Alauddin Makassar.

Dosen yang melakukan tindak kekerasan tersebut adalah Ketua Jurusan Manajemen FEBI UIN Alauddin Makassar, Rika Ayu Dwi Permatasari.

Laporan tersebut diterima langsung Ketua Komdis, Prof Bahaking Rama. "Selasa depan bisa dipanggil lalu disidang," kats Prof Bahaking saat menerima aduan mahasiswa tersebut.

Pengurus Dema FEBI, Fajar Hidayah Asbar mengatakan pimpinan universitas harus segera menindak lanjuti kasus tersebut secepat mungkin dan dengan tegas.

"Tidak boleh menunda lagi karena selain tindakan represifitas yang di lakukan juga sangat mencederai lembaga internal kampus," ungkapnya kepada tribun-timur.com, Jumat (30/9/2016).

Pimpinan Umum UKM LIMA Washilah, Asrulla juga berharap kasus kekerasan yang dialami oleh reporternya dapat ditangani dengan cepat dan diberi efek jera kepada pelaku.

"Kasus kekerasan terhadap wartawan dan mahasiswa di UIN Alauddin tidak hanya terjadi kali ini saja tapi sudah berulang-ulang. Jdi jika tidak ada tindakan tegas dari pimpinan universitas terhadap pelaku maka itu sama dengan UIN Alauddin melegalkan tindak kekerasan, dan memungkinkan kasus kekerasan akan terus berulang," ungkap Asrullah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved