Antisipasi Longsor, BPBD Gowa Pasang Alat Deteksi di Tombolopao
"Jadi jika ada tanda-tanda longsor ada tanda peringatan sirine di lokasi deteksi tersebut sehingga memungkinkan masyarakat mengetahui sedini mungkin k
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa, mulai mengimbau masyarakat di Gowa agar lebih meningkatkan kewaspadaannya di musim hujan saat ini.
Kepala BPBD Gowa, Abdul Latif, memasuki musim penghujan potensi bencana bisa cenderung besar bukan hanya karena disebabkan banjir tapi juga longsor dan angin kencang.
"Karena itu kami imbau agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pegunungan di mana sejumlah titik rawan longsor mengancam," katanya, Rabu (28/9).
Khusus di Kecamatan Tombolopao saat ini sudah dipasangi alat deteksi longsor yang jaringannya langsung konek ke kantor Camat.
"Jadi jika ada tanda-tanda longsor ada tanda peringatan sirine di lokasi deteksi tersebut sehingga memungkinkan masyarakat mengetahui sedini mungkin kondisi bahaya nantinya," katanya lagi.
Potensi longsor sangat rawan di wilayah pegunungan. Terpaan angin kencang pun demikian. Badai angin kencang dan banjir berpotensi terjadi di wilayah dataran tinggi terlebih dataran rendah.
Selain soal longsor, Latif juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya kebakaran di musim hujan saat ini yang masih diwarnai musim kemarau.
Kondisi kekeringan akibat terik matahari yang menyengat bisa menjadi penyebab tersulutnya api yang dilakukan oleh warga sendiri. Begitu juga dengan banjir dan angin kencang. Potensi bencana ini tidak bisa dipastikan kapan terjadi.
"Hujan mulai rutin turun dan angin kencang tentunya sangat potensial juga terjadi. Karena itu kita mengimbau untuk tingkatkan kewaspadaan. Bersihkan saluran air yang menyumbat agar tidak membuat genangan yang menyebabkan banjir. Jika gejala angin kencang atau longsor maka diminta segera mencari tempat pengungsian yang lebih aman," tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/di-desa-kasintuwu-kecamatan-malili_20160502_185907.jpg)