Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Komisi I DPRD Lutra Sebut Guru SMAN 2 Masamba Tidak Mampu Didik Siswa

Sikap guru dan kepala sekolah SMAN 2 meminta Eryl mencari sekolah lain menggambarkan ketidakmampuan mereka dalam mendidik siswa.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Mahyuddin
Chalik/tribunlutra.com
Ketua Komisi I DPRD Luwu Utara, Sudirman Salomba. 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Utara, Sudirman Salomba angkat bicara soal kasus siswa SMAN 2 Masamba, Eryl Hidayat (16).

Eryl diminta pihak SMAN 2 Masamba mencari sekolah lain guna melanjutkan pendidikannya usai kedapatan menggunakan kaos kaki hitam dan celan model pensil saat mengikuti mid semester, Rabu (21/9/2016) lalu.

"Saya kira pelanggaran yang dilakukan Eryl tidak prinsip, sehingga tidak ada alasan dia harus keluar dari sekolah," ucap Sudirman, kepada TribunLutra.com, Senin (26/9/2016).

Sudirman menyebutkan, sikap guru dan kepala sekolah SMAN 2 meminta Eryl mencari sekolah lain menggambarkan ketidakmampuan mereka dalam mendidik siswa.

"Mendidik siswa adalah tugas guru, masa guru hanya ingin mendidik siswa yang baik dan sudah pintar," kata Sudirman.

Sudirman selaku wakil rakyat yang membidangi pendidikan tidak setuju apabika Eryl dikeluarkan atau diminta untuk mencari sekolah lain.

"Mending jika anak itu masih mau sekolah, kalau dia sudah tidak mau sekolah lagi karena kejadian ini, siapa yang harus bertanggungjawab," tuturnya.

Kepala SMAN 2 Masamba, Arifin Santoso menyebut Eryl belum dikeluarkan dari SMAN 2 Masamba.

"Tapi kami menyarankan kepada dia untuk pindah sekolah agar bisa melanjutkan pendidikannya," kata Santoso.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved