Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Musda Golkar Papua Barat Ricuh, La Kama: Sulsel Tidak Akan

Namun La Kama Wiyaka yakin bahwa hal itu tidak akan terjadi di Sulsel.

Penulis: Abdul Azis | Editor: Ina Maharani

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Papua Barat, Jumat (15/9/2016) kemarin berakhir ricuh di Kota Sorong.

Sejumlah peralatan dan kaca pintu ruangan pertemuan hotel, tempat musda digelar, dirusak oleh puluhan pendukung salah satu calon ketua DPD yang tidak terpilih.

Sejumlah kader senior Golkar, seperti Robert Joppy Kardinal dan Yorrys Raweyai, dievakuasi oleh aparat kepolisian meninggalkan hotel tempat pelaksanaan musda untuk menghindari amukan massa.

Aparat kepolisian setempat telah melakukan olah tempat kejadian (TKP) di hotel tempat musda digelar guna mendapatkan data untuk proses hukum selanjutnya.

Mengantisipasi kemungkinan hal tersebut terjadi dalam Musda Partai Golkar Sulsel, Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel La Kama Wiyaka meminta kader Golkar tetap solid dan jangan terpancing jika hal itu terjadi di Sulsel.

Namun La Kama Wiyaka yakin bahwa hal itu tidak akan terjadi di Sulsel.

"Itu tidak akan terjadi di Sulsel, itu hanya di daerah lain seperti Papua dan Kalbar yang memanas. Sulsel tidak akan," tegas La Kama Wiyaka, Minggu (18/9/2016).

La Kama Wiyaka menambahkan di Sulsel sudah ada ketua sehingga tidak mungkin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dia juga mengaku belum mengetahui apakah ada musda dalam waktu dekat atau tidak.

"Sekarng sudah ada ketua, semua patuh kepada ketua, jadi tidak mungkin kalau di Sulsel terjadi seperti itu," tambah La Kama Wiyaka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved