Malu Tak Bisa Bayar Uang Panai untuk Pacar, Pria Gowa Tewas Gantung Diri
Dari informasi korban gantung diri lantaran malu karena uang panai kurang untuk melamar sang pujaan hati.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Seorang pria di Kampung Beru, Desa Bontosunggu, Bontonompo Selatan, Gowa Muhammad Muhlis (27) Nekat gantung diri di pohon lontara hingga tewas, Jumat (16/9/2016).
Dari informasi korban gantung diri lantaran malu karena uang panai kurang untuk melamar sang pujaan hati.
Sebelum ditemukan tewas dibawah pohon lontara, korban awalnya izin keluar kencing kepada kedua orangtuanya, Kamis (15/9/2016) malam.
Namun hingga besoknya, Jumat (16/9/2016), korban sudah ditemukan tidak bernyawa lagi di kebun semangka tepat dibawah pohon lontara.
Korban diduga gantung diri dari atas pohon dan jatuh. Sebab dilehernya masih terlilit tali.
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Tambunan, membenarkan kejadian tersebut.
"Motifnya masih simpang siur. Tapi info yang beredar juga kalau korban malu karena uang panaik tidak cukup. Belum bisa dipastikan juga. Karena anggota masih ada di TKP," katanya.
Korban meninggal akibat mengalami patah pada bagian leher. Dan jenazah sudah ada di rumah duka. Rencananya jenazah akan dimakamkan besok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gantung-diri_20160727_192524.jpg)