Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

616 Taruna Polimarim AMI Makassar Ikut Madabintal

Dikutip dari rilis yang diterima Tribun-Timur.com, kegiatan ini menjadi Madabintal pertama bagi Polimarim AMI

Penulis: Arif Fuddin Usman | Editor: Anita Kusuma Wardana
Handover
Direktur Polimarim AMI Makassar Amrin Rani saat memberikan pembekalan pada kegiatan Madabintal taruna baru di kampus Polimarim AMI Makassar, Rabu (14/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Arifuddin Usman

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 616 taruna dan taruni Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar mengikuti kegiatan Masa Dasar Pembinaan Fisik dan Mental (Madabintal). Pembukaan Madabintal dilakukan di Kampus Polimarim AMI, Rabu (14/9/2016).

Dikutip dari rilis yang diterima Tribun-Timur.com, kegiatan ini menjadi Madabintal pertama bagi Polimarim AMI. Kenapa yang pertama, karena kampus ini baru saja secara resmi berubah nama dari Akademi Maritim Indonesia (AMI) Veteran menjadi Politeknik Maritim AMI Makassar pada Mei 2016 lalu.

Direktur Polimarim AMI Amrin A Rani SE MM mengatakan kegiatan Madabintal ini wajib diikuti semua calon taruna dan taruni. Tujuannya tak lain sebagai penyesuaian kondisi baru dari masa sekolah ke lingkungan diklat kepelautan, baik fisik dan mental.

“Kegiatan ini untuk membentuk fisik, mental, sikap, prilaku sebagai taruna dan taruni. Yang tak kalah pentingnya adalah memahami, menghayati, dan mengamalkan kode kehormatan taruna, panca dharma taruna, serta etika pergaulan,” kata Amrin.

Materi Madabintal ini antara lain mengenal Peraturan Dasar Militer (Permildas), Pengenalan Air Samudera (Renang laut), hingga long march. Madabintal digelar dari 14-17 September 2016. Adapun peserta sebanyak 556 taruna, 57 taruni, dan 3 orang taruna angkatan lama.

Pada kesempatan itu, Amrin juga menegaskan kepada senior dan panitia tidak ada yang melakukan kekerasan fisik selama kegiatan Madabintal.

“Pokoknya tinggalkan kekerasan dalam bentuk apa pun. Dan kalau masih ada yang ditemukan kekerasan, saya tidak segan-segan untuk mengeluarkan dari lembaga ini. Pokoknya kirim pesan ke nomor saya dan akan kita tindak tegas,” ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved