Pengakuan Anak Mario Teguh
Ketika Mbah Mijan Larang Ario Kiswinar dan Mario Teguh Tes DNA, 'Bisa Fatal'
Kabar Mario Teguh yang tak mengakui Ario Kiswinar Teguh saat ini masih menjadi sorotan publik.
TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar Mario Teguh yang tak mengakui Ario Kiswinar Teguh saat ini masih menjadi sorotan publik.
Dengan adanya kabar tersebut Mario manantang Ario untuk melakukan tes DNA sebagai barang bukti jika benar dia adalah anak kandung.
Tak hanya pihak keluarga dan netizen saja yang memberi komentar.
Rupanya permasalahan ini juga menarik perhatian seorang paranormal, Mbah Mijan.
Mbah Mijan berpendapat bahwa Ario tidak perlu melakukan tes DNA.
Pendapat tersebut dituliskan Mbah Mijan melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat (09/09/2016) kemarin.
"MT dan AKT menurut saya, tidak perlu test DNA, sebab dalam vision saya, mereka memang sedarah. Kalau sampai MT berani test DNA, bisa fatal," tulis Mbah Mijan.
Kicauan Mbah Mijan itu pun ternyata mendapat respon yang berbeda dengan netizen.
Menurut akun Twitter @mazhida_nazawa, "@mbah_mijan harusnya tes dna mbah biar pk mar yakin dan kis mndapat hak yg diucapkn pk mar sbg ank..mnjawab smua kraguan yg dipermainkan.." ungkapnya.
Selain itu Mbah Mijan juga melakukan perbandingan belasan foto mereka berdua hingga video.
"Menanggapi pertanyaan soal MT yang tidak mengakui anaknya, saya mencoba membandingkan belasan foto mereka berdua, hingga lihat videonya," lanjut Mbah Mijan.
"Saya meyakininya, kalau AKT adalah anak kandung MT walaupun hingga kini tak diakui, ini masalah pribadi biarkan mereka menyelsaikan sendiri," tulis paranormal di Twitter.
"AKT nekat melakukan ini dan muncul ke publik, Alasan yang paling masuk akal adalah, adanya respon negatif dari MT yang tidak mengakuinya," beber Mbah Mijan.
Hadirnya Ario Kisniwar di acara talkshow Hitam Putih Trans7 yang dipandu Deddy Corbuzier menghebohkan publik.
Bagaimana tidak?
Mario teguh yang dikenal sebagai motivator kondang sangat ironi apabila benar Ario Kisniwar Teguh adalah anak biologisnya, namun ia tak mau mengakui.
Dengan bukti kuat catatan pemerintah yang menunjukkan surat akta dan cerai suami istri, pria berumur 30 tahun ini percaya diri tunjukkan bukti bahwa ia adalah anak biologis dari Mario Teguh.
Hari ini Jumat, 9/9/2016 melalui Kompas TV Mario Teguhmemberikan klarifikasinya kepada publik.
Beredar screenshot komentar di Facebook yang diunggah akun pemerhati artis dan tokoh terkenal, @lambe_turah di Instagram.
"Komentar sepupu mas Kis (sepupu dari kel beliau) Semakin banyak keluarga yang buka suara," tulis akun @lambe_turah.
Akun Alwafaa Teguh yang disinyalir masih memiliki hubungan kerabat dengan Mario Teguh menyebutkan Mario berselingkuh.
"Duh laki-laki lain katanya, Dia cerai karena orang ke-3, istri yang sekarang."
Seorang netizen dengan akun Lis Siyati menuliskan komentarnya di bawah foto meme yang dianggap klarifikasi tidak langsung dari Mario Teguh itu.
"Pintar membuat kata-kata mending suruh test DNA."
Alwafaa Teguh pun menjawab dengan membubuhkan komentar, "Dari dulu itu sudah direncanakan sama keluarga, cuma yang pihak sana aja gak mau," tulisnya.
Dalam klarifikasinya di Kompas TV, Mario Teguh mengklaim, ia kerap meminta untuk test DNA tapi tak diindahkan sang istri.
"Kalo saya bisa menasehati cinta bisa move on, bagaimana bisa kalo gak saya mengalami diri sendiri?" tutur suami Linna Teguh ini.
Sebelumnya, Mario pernah membuat status di Facebook bahwa ia hanya memiliki dua orang anak, yakni Audrey Teguh yang kini mengeyam pendidikan di Australia dan Marco Teguh.
Pentingnya Tes DNA
Dikutip dari Alodokter.com, tes DNA adalah prosedur yang digunakan untuk mengetahui informasi genetika seseorang.
Dengan tes DNA, seseorang bisa mengetahui garis keturunan dan juga risiko penyakit tertentu.
DNA akan membentuk materi genetika yang terdapat di dalam tubuh tiap orang yang diwarisi dari kedua orangtua.
Mencari informasi genetika
Hasil dari tes genetika dapat mengonfirmasi ada atau tidaknya kondisi genetika, membantu menentukan risiko seseorang mewarisi penyakit genetika, dan lain sebagainya.
Uji pra-implantasi
Bertujuan mendeteksi perubahan pada embrio yang terbentuk dengan teknik tertentu, seperti fertilisasi in-vitro (FIV).
Untuk melakukan pengujian ini, bagian kecil dari sel telur yang sudah dibuahi di luar rahim akan diambil. Kemudian diperiksa untuk ketidaknormalan genetika tertentu.
Hanya embrio yang sehat yang akan dimasukkan ke dalam rahim sebagai upaya kehamilan.
Uji pra-kelahiran
Tes ini dianjurkan bagi mereka yang bayinya berkemungkinan lebih tinggi mengalami kondisi genetika tertentu.
Namun, tes ini tidak bisa mendeteksi semua penyakit.
Contoh uji DNA pra-kelahiran adalah melalui amniosentesis atau chorionic villus sampling.
Memantau bayi yang baru dilahirkan
Deteksi dini ini dilakukan segera setelah bayi baru lahir untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit genetika yang dapat diatasi sejak awal.
Misalnya gangguan pada metabolisme, yaitu kondisi fenilketonuria.
Diagnosis kondisi genetika
Digunakan untuk mengidentifikasi atau mengesampingkan kondisi genetika tertentu jika bayi atau seseorang memiliki gejala tertentu, misalnya sindrom down.
Uji pembawa atau carrier testing
Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki gen untuk kondisi tertentu yang mungkin akan dituruni kepada anak-anaknya.
Informasi seperti ini dapat bermanfaat dalam membantu pasangan menentukan keputusan mereka terhadap kehamilan terkait kemungkinan kondisi genetika tertentu.
Uji prediksi
Dimanfaatkan untuk mendeteksi mutasi genetika yang terkait dengan penyakit yang bisa muncul bertahun-tahun setelah lahir.
Pengujian seperti ini dapat membantu keluarga yang memiliki kelainan genetika, namun belum mengalami gejala saat ini.
Uji prediksi ini dapat menunjukkan mutasi gen yang meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi genetika.
Informasi ini berguna, terutama jika Anda memiliki orang tua atau saudara dekat dengan penyakit ini.
Manfaatkan untuk tindakan pencegahan atau perencanaan proses pengobatan.
Uji forensik
Menggunakan serangkaian DNA untuk mengidentifikasi seseorang untuk kepentingan hukum.
Berbeda dengan pengujian lain, uji forensik tidak digunakan untuk memeriksa mutasi gen terkait penyakit.
Pengujian ini dapat digunakan untuk mengetahui identitas orang tua dari seorang anak.
Juga untuk mengidentifikasi dari sisa tubuh yang disebabkan bencana, seperti kebakaran atau tsunami.
Uji Parental
Pengujian genetika jenis ini menggunakan penanda DNA khusus untuk mengidentifikasi pola yang sama atau serupa antara individu terkait.
Hal ini berdasar fakta, tiap orang mewarisi setengah DNA dari masing-masing orangtua.
Peneliti akan menguji kecocokan urutan DNA individu dengan beberapa penanda diferensial untuk mengetahui hubungan kekerabatan.(*)