Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lahannya Diserobot, Suku Bajo Unjuk Rasa di Kantor Bupati Bone

Sultan mengatakan bahwa selama ini lahan tersebut dipergunakan oleh Suku Bajo sebagai areal pemukiman turun temurun dari nenek moyang mereka secara tr

Penulis: Justang Muhammad | Editor: Imam Wahyudi
justang/tribunbone.com
Puluhan warga mengatasnamakan Kerukunan Keluarga Suku Bajo (KKSB) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Bone, Jl. Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang, Bone, Sulsel, Jumat (9/9/2016). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Puluhan warga mengatasnamakan Kerukunan Keluarga Suku Bajo (KKSB) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Bone, Jl. Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang, Bone, Sulsel, Jumat (9/9/2016).

Dalam orasinya, KKSB menuntut Bupati Bone, H Andi Fahsar M Padjalangi turun tangan dalam menangani kasus penyerobotan lahan di pesisir tanggul Bajoe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Watampone.

"Kami meminta pemerintah untuk turun tangan menangani kasus penyerobotan lahan yang ada di tanggul Bajoe karena nyatanya lahan di sana sudah dikapling-kapling sejumlah oknum," ujar Korlap KKSB, Andi Sultan.

Sultan mengatakan bahwa selama ini lahan tersebut dipergunakan oleh Suku Bajo sebagai areal pemukiman turun temurun dari nenek moyang mereka secara tradisional.

KKSB mensinyalir terjadi konspirasi penjualan lahan yang diduga melibatkan sejumlah oknum pemerintah, oknum pengusaha, oknum penggiat LSM, oknum wartawan, dan oknum polisi.

Bahkan ia membagikan nama-nama tersebut.

Kepala Kesbangpol Bone, Dray Vebrianto yang menerima aspirasi pendemo, menyarankan kasus dugaan penyerobotan lahan yang dialami suku Bajo ini dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Kami meminta melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian, kalau memang terjadi penyerobotan tanah, proses melanggar dan lainnya, kita serahkan kepad kepolisian, " ujar Dray Vebrianto.

Melalui press release  yang dibagikan Andi Sultan, disebutkan nama-nama yang diduga menguasai lahan tersebut.

Yakni H Amir Bandu, H Ambo, Hj Ramla, Imran, Vivi, H Agus, Hj Nursam, H Uddin, Hj Ros, H Juma, Robert, Dg. Salam, A Amir, Kahar dan Tati.

Tertera juga nama-nama pemililk lahan di pesisir Pantai Bajo Blok 10 Wajib Pajak Fitriani. Berikut nama-nama tersebut.

1. Fitriani

2. Suardi Mandang
3. A Seldi Baso Bastian
4. Nisba
5. Drs Jabrenal Jabir
6. Anwar Marjang
7. Syamsul Rijal
8. Muhammad Samsuddin
9. Bahar
10. A Ardinansya
11. Sabri
12. Abdul Waris
13. A Fadly Yusuf
14. Muh Idris
15. A Basri
16. Edy Suspi AB
17. Faisal Mansyur
18. A Aris
19. Mastam
20. A Kadir M
21. Budiman
22. Jamal
23. Mulyadi
24. Irianti
25. Hj Sayang
26. Adinusaid
27. Andi Muh Syafei
28. Andi Abu Mappa
29. Hj A Syamsiar Halid
30. Rahayu
31. A Jamaluddin
32. Mukhawas
33. Muh Amir S
34. H A Muh Basir

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved