Staf Lurah Raya Turikale Jadi Calo KTP di Discapil Maros

Plt Kepala Discapil Maros Nasiruddin Rasyid mengakui Riska memang pernah bertugas di discapil beberapa tahun lalu.

Staf Lurah Raya Turikale Jadi Calo KTP di Discapil Maros
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Plt Kepala Discapil Maros Nasiruddin Rasyid 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Riska, oknum PNS Maros Sulawesi Selatan yang menjadi calo dan meminta uang kepada warga yang ingin mengurus e- KTP di kantor Dinas Catatan Sipil (Discapil) merupakan staf biasa kantor Lurah Raya, Turikale.

Plt Kepala Discapil Maros Nasiruddin Rasyid mengakui Riska memang pernah bertugas di discapil beberapa tahun lalu.

Namun dimutasi ke kantor Lurah Raya sejak Oktober 2011 karena kedapatan meminta uang ke warga. Saat itu Arifuddin yang menjabat Kadiscapil.

"Memang pernah bertugas disini. Tapi karena permasalahan yang sama, makanya dia dimutasi ke kantor Lurah Raya," kata Nasiruddin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/9/2016).

Riska ketahuan menjadi calo dan meminta uang Rp 50 ribu, setelah seorang warga Dusun Sengkalantang, Kelurahan Baji Pammai, Kecamatan Maros Baru, Maros Alya (17) membeberkannya.

Nasiruddin mengaku kerap mendapatkan dan menegur Riska sedang berada di kantor Discapil saat jam kerja. Dia meninggalkan kantor Lurah Raya.

"Sering memang kesini karena mengurus KTP. Biasa saya tegur kenapa berada di discapil padahal jam kerja. Dia mengaku mengurus KTP warganya," katanya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved