Kapolda Ajak Maba UMI Jaga Kamtibmas
Pada kesempatan tersebut Anton membahas tentang Membangun Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat terhadap Kantibmas di Lingkungan Kampus.
Penulis: Hasrul | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Universitas Muslim Indonesia (UMI) menghadirkan Kapolda Sulsel, Dr Drs H Anton Charliyan MPKN untuk memberikan Kuliah Umum di hadapan 752 Mahasiswa Baru UMI pada Pekan Pesantren Gelombang ke-2 di Pesantren Padanglampe UMI, Pangkep, Rabu (24/8/2016).
Pada Kuliah Umum tersebut turut hadir Ketua Yayasan Wakaf UMI, Mokhtar Noerjaya, Rektor UMI Prof Dr Masrurah Mokhtar MA, dan sejumlah anggota Senat UMI serta rombongan Kapolda Sulsel.
Pada kesempatan tersebut Anton membahas tentang Membangun Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat terhadap Kantibmas di Lingkungan Kampus.
Anton menuturkan, kepolisian menganut filosofi Tata Tentrem Kerta Raharja, yakni Tata berarti menata, Tentram berarti aman, Kerta berarti bekerja dan Raharja, berarti Makmur Sejahtera.
Untuk itu perlu membangun kekuatan dengan kedamaian dan kerendahan hati, sebagaimana Islam mengajarkan umat untuk membawa kedamaian dan rahmat.
"Karena di dalam kedamaian itu, ada kekuatan dan tidak mungkin kita bisa membangun tanpa kedamaian," kata Anton.
Pada kesempatan tersebut pula, Anton menyampaikan fungsi polisi, yakni fungsi pemerintahan, yuridis, legislasi, dan polisional, karena itu, semua negara pasti memiliki polisi.
Setelah memaparkan materinya, Anton dan Prof Masrurah menandatangani sebuah kesepakatan yang mengikat kedua instutusi tersebut untuk bekerjasama dalam segala aspek.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/umi-kapolda_20160824_225134.jpg)