Penjara Portugis di Takalar Tidak Terawat, "Kayu dan Batunya Dicuri Orang"

Pertama, Bina Tuna Warga (BTW) pada tahun 1976, Rumah tahanan (Rutan) pada tahun 1978, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tahun 1982.

Penjara Portugis di Takalar Tidak Terawat,
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Penjara Lama, peninggalan Portugis, di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Minggu (14/8/2016).
Penjara Portugis di Takalar Tidak Terawat,
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Penjara Lama, peninggalan Portugis, di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Minggu (14/8/2016).
Penjara Portugis di Takalar Tidak Terawat,
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Penjara Lama, peninggalan Portugis, di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Minggu (14/8/2016).
Penjara Portugis di Takalar Tidak Terawat,
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Penjara Lama, peninggalan Portugis, di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Minggu (14/8/2016).
Penjara Portugis di Takalar Tidak Terawat,
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Penjara Lama, peninggalan Portugis, di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Minggu (14/8/2016).
Penjara Portugis di Takalar Tidak Terawat,
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Penjara Lama, peninggalan Portugis, di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Minggu (14/8/2016).

TRIBUNTAKALAR.COM-MAPPAKASUNGGU- Kabupaten Takalar punya cagar budaya berupa penjara, Penjara Lama.

Penjara peninggalan Portugis yang sekarang ini kurang terawat dan tidak difungsikan lagi.

Terletak di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu.

Tiga kali berganti nama sebelum dinamai Penjara Lama Takalar.

Pertama, Bina Tuna Warga (BTW) pada tahun 1976, Rumah tahanan (Rutan) pada tahun 1978, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tahun 1982.

Lapas Takalar kemudian dipindahkan ke Jl Ranggong Dg Romo, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattalassang.

"Mulai tidak terurus pada tahun 1982. Dan bangunannya masih utuh hingga tahun 1993," kata Mustafa Kr Liwang, pensiunan Lapas Takalar, kepada tribuntakalar.com, Minggu (14/8/2016).

"Dulu masih utuh, tapi sedikit demi sedikit kayu dan batunya dicuri orang, kan dulu jamannya krisis ekonomi," Mustafa menambahkan.

Bangunan ini sudah tak beratap.

"Roboh dan hingga kini belum mendapat perbaikan dari pemerintah," ujar Mustafa. (*)

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved