Bentrok Satpol PP vs Polisi
Presiden Jokowi Segera Tonton CCTV Penyerangan Balaikota Makassar
"Data yang yang kami berikan ini berupa rekaman CCTV," ujar Danny, Sabtu (13/8/2016).
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setelah Kementrian Dalam Negeri, Wali Kota Makassar Danny Pomanto kembali memberikan data penyerangan kantor Balaikota Makassar ke Komnas Ham RI pasca bentrok Satpol PP vs Polisi.
"Data yang yang kami berikan ini berupa rekaman CCTV," ujar Danny, Sabtu (13/8/2016).
Danny menyebutkan rekaman CCTV itu segera sampai ketangan Presiden Joko Widodo melalui Komnas Ham RI.
Tentunya setelah rekaman diterima, itu akan ditonton Joko Widodo sebagai pembuktian perilaku oknum yang merusak asset negara ini.
Danny mengaku bahwa Pemkot Makassar secara resmi telah melaporkan oknum perusak kantornya kepada pihak Polrestabes Makassar.
Dengan adanya laporan ini, tim Hukum yang dibentuk Pemkot Makassar akan bekerja secara maksimal dan mengungkap kebenaran.
Komisioner Komnas HAM RI, Prof Dr Hafid Abas kata Danny masih berada di Makassar.
Sudah dua hari, komisioner Komnas Ham di Makassar. Selain mengamati penyerangan kantor Balaikota Makassar melalui CCTV.
Komisioner Komnas Ham juga meneliti pecahan kaca Kantor Balaikota Makassar.
Terpisah, Kabag Hukum Makassar Manai Sofyan mengatakan laporan polisi akan berlanjut hingga pekan depan.
Ia menjelaskan laporan secara resmi ke Polisi atas pengrusakan kantor Balaikota itu sebagai laporan pertama.
Sedangkan laporan yang akan dilakukan pekan depan yakni laporan atas penganiayaan anggota Satpol PP Makassar.
"Yang jelas smua akan dituntaskan secara hukum," ujar Manai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wali-kota-makassar-danny-pomanto-5_20160809_150211.jpg)