Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CITIZEN REPORTER

Aliyah Mustika: Hindari Nikah Muda

Menikah usia dini menurutnya akan mengorbankan pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
CITIZEN REPORTER
Anggota DPR RI, Aliyah Mustika saat sosialisasi program Genre (Generasi Berancana) dengan tema menyatakan tidak pada nikah dini, seks pra nikah dan Napza (Narkotik, Psikotropika dan Zat Aditif), di Baruga Kr. Latippa, Pantai Marina Bantaeng, Jumat (12/8/2016). 

Citizen reporter, Reza Arifuddin melaporkan dari Bantaeng

TRIBUN-TIMUR. COM -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Aliyah Mustika Ilham, mengimbau remaja dan pemuda untuk tidak menikah di usia muda dan menyelesaikan pendidikannya hingga tuntas.

Hal tersebut dikatakan Aliyah saat sosialisasi program Genre (Generasi Berancana) dengan tema 'menyatakan tidak pada nikah dini, seks pra nikah dan Napza (Narkotik, Psikotropika dan Zat Aditif), di Baruga Kr. Latippa, Pantai Marina Bantaeng, Jumat (12/8/2016).

Menurut isteri Walikota Makassar periode 2004-2014 ini, pernikahan usia dini bisa meningkatkan risiko kematian ibu melahirkan, karena salah satu penyebabnya adalah usia yang terlalu muda saat hamil.

Menikah usia dini juga akan mengorbankan pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

"Nikah dini, seks pra nikah dan mengkonsumsi Napza adalah penyebab masa depan yang tidak berkualitas, makanya para remaja perlu mendapatkan edukasi," kata Aliyah.

Di hadapan ratusan peserta sosialisasi yang terdiri dari anggota Korps Sukarela (KSR) utusan dari berbagai Universitas di Indonesia, Palang Merah Remaja (PMR) Bantaeng dan anggota Badan Penanggulangan Bencana, Legislator komisi IX ini mengatakan kedatangannya ke Bantaeng juga untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan memantau jalannya pelayanan di kantor BPJS Bantaeng.

"Kami di Bantaeng sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat, kita manfaatkan untuk menyerap aspirasi, karena Bantaeng adalah salah satu kabupaten dalam Dapil saya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bantaeng, Abdul Wahab, dalam sambutan penerimaannya mengungkapkan syukur atas kedatangan Aliyah.

Menurutnya, Bantaeng dapat berkembang tidak lain karena dukungan Pemerinta Pusat dan Pemerintah Provinsi.

"Kita senang kalau Bantaeng selalu dilirik di pusat, buktinya kita kedatangan anggota DPR RI. Karena Bantaeng dibangun tidak lepas dari dukungan Pemerintah Pusat dan Provinsi," katanya.

Ketua umum KSR, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Rizal Anwar, berharap Aliyah dapat memperjuangkan kebutuhan KSR dalam kegiatan kemanusiaan.

"Kita berharap diperjuangkan kebutuhan kita dalam setiap gerakan kemanusiaan," harapnya.

Pada kesempatan itu, Aliyah juga memberikan bantuan dana kepada KSR UMI untuk digunakan dalam kegiatan kemanusiaan. Dirinya juga dinobatkan sebagai anggota dewan kehormatan KSR UMI.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Perwakilan BKKBN Sulsel, Jalaluddin Abdullah, Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng, Alim Bahri dan Pembina KSR UMI, H Ikhwan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved