Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CITIZEN REPORTER

Calon Maba STIBA Makassar Wajib Tes Narkoba

Termasuk mereka akan ditanya tentang riwayat penggunaan obat dan lainnya seperti analegtik, rokok, obat tidur (penenang), dan tato.

Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
CITIZEN REPORTER
STIBA Makassar kembali membuka pendaftaran calon mahasiswa baru, Selasa-Rabu (9-10/8/2016), ratusan calon mahasiswa baru mengikuti ujian seleksi. Untuk dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru, camaba harus melalui tiga jenis ujian, ujian tulis, wawancara, dan tes kesehatan. 

Citizen Reporter, Syahrul Qur'ani Lc, Humas STIBA Makassar melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR. COM -Jelang Tahun Ajaran baru, STIBA Makassar kembali membuka pendaftaran calon mahasiswa baru, Selasa-Rabu (9-10/8/2016), ratusan calon mahasiswa baru mengikuti ujian seleksi.

Untuk dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru, camaba harus melalui tiga jenis ujian, ujian tulis, wawancara, dan tes kesehatan.

Ujian tulis dipusatkan di Masjid Anas bin Malik Kampus STIBA Makassar bagi putra, sementara untuk putri dipusatkan di Gedung Aula STIBA Putri. Beragam bentuk soal ditanyakan dalam tes tulisan yang terdiri dari 100 soal ini.

Bidang Alquran dan hadits, akidah, fikih, Bahasa Arab, dan tes potensi akademik masing-masing sebanyak 20 soal.

Pada tes wawancara, setiap camaba akan dites bacaan Alquran maupun hafalannya. Tes membaca buku berbahasa Arab, hingga bercakap dalam bahasa Arab.

Penilaian lain berkisar pada bagaimana penampilan camaba, kesiapan tinggal di asrama dan komitmennya dalam mematuhi aturan-aturan yang diberlakukan di STIBA.

Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru melibatkan puluhan dosen dalam tes wawancara ini.

Sementara pada tes kesehatan, menurut Muhammad Hakim, SKep Ners MARS koordinator tim pemeriksa kesehatan, ada tiga variabel.

Pertama adalah pemeriksaan fisik, seperti keluhan-keluhan, riwayat penyakit dalam keluarga, dan lain-lain. Kedua pemeriksaan psikotes, hal ini, menurut Hakim, perlu bagi setiap calon-calon ulama untuk menghindari adanya penyimpangan-penyimpangan perilaku dari setiap mahasiswa.

Psikotes ini meliputi tes kesadaran yang terdiri dari orientasi, psikomotor, dan proses berpikir. Lalu tes kepribadian yang meliputi kemauan, persepsi, kepribadian (konsep diri), dan komunikasi verbal. Nilai di bawah standar maka dianggap camaba tersebut memiliki penyimpangan dan menjadi pertimbangan kelulusan.

Ketiga adalah tes pemeriksaan narkoba. Ini ditandai dengan pemeriksaan urine. Tapi sebelum sampai ke tahap ini, setiap camaba akan diberikan pertanyaan-pertanyaan terkait riwayat penyakit non-infeksi seperti sakit kepala, ada tidaknya gejala insomnia (gangguan pola tidur), maupun gangguan pola makan.

Termasuk mereka akan ditanya tentang riwayat penggunaan obat dan lainnya seperti analegtik, rokok, obat tidur (penenang), dan tato.

Jika jawaban-jawaban camaba terhadap pertanyaan di atas positif, maka ada indikasi adanya penyalahgunaan obat terlarang, sehingga tes akan dilanjutkan dengan pemeriksaan urine camaba.

Calon mahasiswa baru yang terbukti secara medis positif mengonsumsi narkoba tidak akan lulus dalam penjaringan mahasiswa baru ini.

Nama-nama mahasiswa baru yang dinyatakan lulus akan diumumkan pada hari Senin tanggal 15 Agustus 2016 M. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved