Ini Penyebab Tingginya Kasus Istri Minta Cerai di Sidrap

Selain itu, rata-rata usia istri yang mengajukan gugatan cerai kebanyakan masih muda.

Ini Penyebab Tingginya Kasus Istri Minta Cerai di Sidrap
Fathin/tribunsidrap.com
Panitera Muda Dra Hj Asirah (jilbab) di Kantor Pengadilan Agama Sidrap, Jumat (5/8/2016). 

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE- Ulah suami yang tidak bertanggung jawab disebut pemicu tingginya kasus cerai di Kabupaten Sidrap.

"Kebanyakan kasus perceraian diajukan istri," kata Panitera Muda Pengadilan Agama (PA) Sidrap, Hj Asirah, kepada tribunsidrap.com, di kantor PA Sidrap, Jl Korban 40.000 Jiwa, Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae, Jumat (5/8/2016).

"Istri minta cerai dengan alasan suaminya tidak bertanggung jawab, dan sudah tidak menafkahi istrinya," Asirah menambahkan.

Selain itu, rata-rata usia istri yang mengajukan gugatan cerai kebanyakan masih muda.

"Itu umur 21 sampai 30 dan masih ada juga yang mengajukan perceraian di umur 51 samapi 60 tahun," katanya.

Ada 495 perkara perceraian di Kabupaten Sidrap kurun tujuh bulan terakhir, Januari-Juli 2016.

"Kasus cerai gugat sebanyak 384, dan kasus cerai talak 111 kasus," kata Paniter Muda Dra Hj Asirah kepada tribunsidrap.com, di kantor PA Sidrap, Jumat (5/8/2016).

Sudah 282 perkara cerai gugat yang diputuskan PA. Delapan perkara yang dicabut.

Sedangkan cerai talak dari 111 kasus cerai talak baru 79 yang diputus. Enam perkara dicabut.

Kasus perceraian yang diterima PA Sidrap pada tahun 2015 yakni 936 perkara.

Perkara itu terbagi 776 perkara gugatan dan 160 perkara permohonan.

Total kasus perceraian yang diterima PA Sidrap pada 2015 mencapai 1037 perkara.

Itu adalah "tunggakan" perkara tahun 2014 sebanyak 101 kasus.

"Sehingga dengan prosentase 93,15 persen perkara yang diselesaikan. Laporan jumlah perkara perdata yang diterima 936 dan jumlah laporan perkara yang diputuskan sebanyak 966," jelas Aisriah. (*) 

Penulis: St. Fathin Hamidah
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved