Laksda Christina Dimakamkan di Kampung Halaman
Laksamana Muda TNI (Purn) Christina Maria Rantetana, S.KM., M.P.H. (61) lahir di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, 24 Juli 1955.
Penulis: Yultin Rante | Editor: Mahyuddin
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Jenazah Almarhumah Laksamana Muda (Laksda) TNI (Purn) Christina Maria Rantetana akan dimakamkan di kampung halamannya, di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
"Rencana Rabu besok, Jenazah Ibu Jenderal akan dibawa ke Makassar dan lanjut ke Tana Toraja," ujar tokoh pemuda Toraja di Jakarta yang juga Konsultan pemberdayaan masyarakat, Edward Tanari, kepada TribunToraja.com, melalui pesan singkatnya, Senin (1/8/2016).
Saat ini jenazah wanita pertama yang mengikuti Sesko di luar negeri itu, berada di rumah duka, Perum Permata Harapan Baru, Blok A1 No.4, Rt 004/Rw 014, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Harapan Indah, Bekasi.
Laksamana Muda TNI (Purn) Christina Maria Rantetana, S.KM., M.P.H. (61) lahir di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, 24 Juli 1955.
Christina adalah perempuan pertama di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) yang mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) di luar negeri, yakni di Royal Australian Naval Staff Course di Sydney, Australia.
Ia juga anggota Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) pertama yang ditugaskan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI.
Anggota Kowal pertama yang menjadi staf ahli Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Bidang Ideologi dan Konstitusi.
Selain itu, Christina juga adalah perempuan pertama di Angkatan Laut serta se-Asean yang menjabat jenderal bintang dua.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/maria-rantetana_20160801_091548.jpg)