Karir Anda Melejit, Hindari 3 Pemikiran Ini
Tidak ada orang yang memulai kariernya sebagai seorang ahli. Keahlian dibangun dari waktu ke waktu.
TRIBUN-TIMUR.COM- Karir bisa terhambat jika Anda tak kuasa menjaga pemikiran dan perasaan.
"Rasa tidak yakin bisa memacu seseorang untuk meningkatkan kehati-hatian dalam bekerja. Tapi bagi sebagian orang, hal ini malah membuat cemas sehingga mengganggu hasil kerja.
Dan semakin sering hasil kerja tidak optimal, akan semakin sering dianggap kurang kompeten,” kata Psikolog dari Iradat Konsultan, Darmawan, dikutip menshealth.
”Ini bisa menghambat karier.” tegas Darmawan.
Menurutnya, beberapa contoh pemikiran dan perasaan yang dapat menghambat Anda, antara lain:
1. Pekerjaan yang saya lakukan tidak penting, jadi tidak perlu terlalu serius karena tidak ada yang akan memperhatikan dan menghargainya.
2. Atasan terlalu menuntut sehingga timbul perasaan takut gagal atau tidak sempurna.
Tugas dikerjakan dengan perasaan cemas sehingga dapat mengurangi konsentrasi dan usaha untuk bisa optimal.
3. Merasa kurang terampil dan kurang pengalaman, sehingga ada kekuatiran yang tinggi terhadap terjadinya kegagalan.
Selain contoh tersebut di atas, berikut adalah pikiran-pikiran buruk atau ketakutan-ketakutan yang kerap meracuni pikiran, serta cara menghadapinya:
"Saya bukan ahli"
Tidak ada orang yang memulai kariernya sebagai seorang ahli. Keahlian dibangun dari waktu ke waktu.
Tapi sebagai seorang profesional tentunya Anda harus dapat memastikan bahwa hasil kerja akan sesuai dengan apa yang diharapkan.
Kembangkan diri dan tingkatkan keterampilan sejalan dengan proses yang tengah berlangsung.
Yakinlah bahwa hasilnya tidak akan mengurangi standar kualitas dan kuantitas yang sudah disepakati sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/karir-anda_20160731_134128.jpg)