BPJS Sidrap Waspadai Peredaran Kartu Kesehatan Palsu
Kepala BPJS Sidrap meminta warga Sidrap untuk tidak mudah tertipu oleh oknum yang menawarkan kartu kesehatan secara gratis.
Penulis: St. Fathin Hamidah | Editor: Mahyuddin
TRIBUNSIDRAP.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Sidrap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap peredaran kartu kesehatan palsu.
Kepala BPJS Sidrap, Hasdana meminta warga Sidrap untuk tidak mudah tertipu oleh oknum yang menawarkan kartu kesehatan secara gratis yang mengatasnamakan program pemerintah.
"Maka dari itu, banyaknya BPJS palsu kita mengimbau agar warga Sidrap tidak mudah tertipu oleh oknum yang tidak bertangung jawab dengan menawarkan kartu kesehatan gratis yang mengatasnamakan program pemerintah," ujar Hasdana, Kamis (28/7/2016).
Ia menjelaskan, biasanya oknum seperti itu mengiming-iming warga untuk mendaftar sebagai peserta BPJS kesehatan dengan tidak membayar iuran perbulan.
Setelah masuk, korban disuruh membayar ongkos cetak kartu serta berbagai administasi lainnya.
Menurutnya, bagi warga yang ingin menjadi peserta BPJS bisa berhubungan langsung dengan instansi kesehatan atau datang ke kantor BPJS terdekat.
"Dan perlu warga ketahui bahwa BPJS kesehatan terbagi dua kategori yakni BPJS yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah dan BPJS iuran Mandiri, artinya bukan penerima bantuan iuran," kata Hasdana
Hingga saat ini, BPJS Sidrap belum menemukan adanya kartu BPJS palsu atau kartu yang tidak bisa diakses secara online.
Pihaknya berharap, agar kartu kesehatan palsu tidak beredar di Sidrap.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bpjs-sidrap_20160728_161931.jpg)