Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

VIDEO: Ketika Stan Hidup Tanpa Jantung, Perangkat Jantung Buatan di Tas Ransel

Setelah bertahun-tahun menunggu donor, jantung Stan dan Dominique diangkat dan digantikan dengan Syncardia, semacam jantung buatan yang memompa darah

Editor: Ilham Mangenre
iatropedia.gr
Stan Larkin menaruh jantung buatannya di tas ransel 

TRIBUN-TIMUR.COM- Berikut ini, video diunggah Futurism di Youtube 27 Juni 2016, ketika Stan Larkin hidup tanpa jantung.

Pria asal Michigan Amerika Serikat, itu menjalani lebih dari setahun. 

Seperti dikutip dari dw.de, pemuda usia 25 tahun itu dan saudara laki-lakinya Dominique telah didiagnosa menderita kardiomiopati atau lemah jantung sejak usia remaja.

Otot jantung terganggu sehingga jantung tidak bisa lagi berkontraksi secara memadai.

Penyakit ini adalah salah satu penyebab utama kematian para atlet.

Setelah bertahun-tahun menunggu donor, jantung Stan dan Dominique diangkat dan digantikan dengan Syncardia, semacam jantung buatan yang memompa darah ke seluruh tubuh.

Syncardia digunakan jika kedua bilik jantung tidak lagi berfungsi.

Dominique hanya perlu menggunakan teknologi selama beberapa minggu sebelum memperoleh transplantasi jantung.

Tapi Stan harus menunggu lebih dari satu tahun.

Tahun 2014, dokter memutuskan untuk membiarkan Stan menunggu donor jantung di rumah.

Untuk ia memperoleh perangkat jantung sementara, driver portable freedom, yang bisa dibawa ke mana-mana dan ditaruh di ransel.

Portable driver freedom membuat Stan bisa bergerak dan tidak terikat ke tempat tidur.

Perangkat itu berbentuk seperti ransel besar seberat 6 kilogram yang tersambung ke sistem vaskuler pasien.

Tidak mudah bagi Stan untuk hidup dengan selalu membawa ransel berat itu ke mana-mana.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved