D'Jemma Salon Bikin Uli Auliani Penasaran
Saking penasarannya, pemain film 31 Tahun Jomblo ini berniat menyambangi salon tersebut.
Penulis: Hasriyani Latif | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasriyani Latif
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Uli Auliani (30) termasuk salah satu artis yang begitu peduli dengan penampilannya. Tak heran jika ia punya salon langganan.
Namun, ada satu salon yang membuatnya penasaran. Adalah D'Jemma Salon, berlokasi di Jl Muh Kahfi 2 Kompleks Mahakam 55 No 1C, Jakarta Selatan. Saking penasarannya, pemain film 31 Tahun Jomblo ini berniat menyambangi salon tersebut.
"Saya sudah sampaikan ke Uli Auliani kalau ada undangan khusus dari pemilik salon. Kebetulan pemilik salon, Datu Jemma, fans sama Uli. Jadi sangat berharap salonnya dikunjungi dan Uli juga kebetulan penasaran," kata Manajer Uli, Zandre Badak kepada tribun-timur.com, Selasa (5/7/2016).
Rasa penasaran Uli tak hanya karena diidolakan. Menurut Zandre, keinginannya memenuhi undangan dari Datu Jemma karena ingin menjalin silaturahmi. Apalagi pemilik salon kerap melakukan aksi sosial.
"Seperti baru-baru ini, manajemen salon memberikan santunan kepada anak jalanan. Dan dengar-dengar mau ngundang anak jalanan usai Lebaran untuk dipermak gratis. Hal seperti ini juga yang membuat Uli penasaran melihat langsung seperti apa salon yang kerap melakukan aksi sosial itu," jelas Zandre.
Dikonfirmasi terpisah, Datu Jemma menuturkan, sudah lama mengidolakan Uli. "Makanya saya nelfon manajernya, Mas Zandre, untuk ngasih tahu niatan saya ngundang Teh Uli. Udah lama nge-fans. Dia itu seksi dan cantik," katanya.
"Tapi katanya Teh Uli lagi di New York, ada kerjaan. Semoga setelah Lebaran dia sudah di Jakarta lagi. Kalau salon saya benar-benar disambangi, sungguh anugerah terindah bagi saya," lanjutnya.
Terkait aksi sosial yang dilakukan, Datu Jemma mengatakan bahwa hal tersebut tak lain sebagai wujud kepeduliaannya kepada sesama. Meski dari segi interior salon miliknya dirancang dengan konsep elegan, namun tarifnya cukup bersahabat.
"Desain interiornya mewah. Sengaja dibuat seperti itu biar pengunjung nyaman. Tapi jangan salah, tarifnya menengah ke bawah lho. Kan saya selalu kedepankan kepedulian sosial sehingga tarif juga dibuat agar bisa dijangkau kalangan masyarakat menengah bawah," tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/uli-auliani_20160705_222843.jpg)