Ketua IGI Pusat: Sampai Kapan Guru Mendidik dalam Ketakutan
Satu lagi ancaman atas upaya guru mendidik siswa dan bukan hanya sekedar mengajar siswa.
Penulis: Mahyuddin | Editor: Mahyuddin
Ia pun menulis keluhannya itu dan mengirimkannya via Whatsapp kepada TribunTimur.com, Rabu (8/6/2016).
Bupati, Camat, kepala dinas, legislator, mengapa kalian semua diam dan membiarkan pendidik dan pencetak masa depan bangsa harus merasakan dinginnya bilik dibalik jeruji besi?
Bapak dan ibu para orang tua siswa, sampai kapan kita membiarkan guru-guru kita mendidikan dalam ketakutan?
Bapak dan ibu para orang tua, apakah bapak dan ibu sanggup mendidik dan mengajar anak-anak kalian tanpa guru?
Bahkan untuk sesuatu yang tidak disengaja, bapak dan ibu para orang tua siswa ngotot memenjarakan guru-guru Indonesia?
Kami tahu, kompetensi kami para guru memang belum pada tahap yang diinginkan, mengajar dan mendidik tanpa kekerasan, mengajar dan mendidik tanpa sentuhan fisik.
Tapi berikan kami kesempatan untuk terus lebih baik dan jangan biarkan guru-guru kita menjadi korban kalian semua para orang tua yang mungkin tak sanggup mendidik anak sendiri
Apakah kalian mau anak-anak bapak ibu kami menjadi seperti gambar-gambar ini, kami dan kalian para orang tua tak lagi sanggup mendidik mereka?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/igisull_20160405_191511.jpg)