Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga Champion

Psikologi Fans di San Siro Condong ke Atletico Madrid

kata Uceng yang sudah duduk di kuris nomor 20, Row 7, Sektor 329, Tribun Red, Stadion Sansiro Milan, Italia, sekitar 45 menit sebelum kick-off.

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Thamzil Thahir
dok/tribuntimur/uceng
Husain Uceng Abdullah selfie dari seat nomor 20, Row 7, Sektor 329, Tribun Red, Stadion Sansiro Milan, Italia, sekitar 45 menit sebelum kick-off, laga Real Madrid dan Atletico Madrid 

TENTANG uasana Kota Milan, Italia, jelang laga Final UEFA Champion 2015/2016, Minggu (29/5/2016) waktu Indonesia Tengah?

Mantan Manager PSM Makassar Husain "Uceng" Abdullah, menggambarkan suasana kota terbesar kedua di Italia, setelah Roma itu, ibarat Kota Madrid di Spanyol.

Uceng dan sejumlah warga asal Makassar, yang datang menonton langsung laga final ini di Milan, juga menyebut kebanyakan jadi fans Atletico.

"Madrid sudah delacima (10 kali), sedangkan Atleti, hanya sampai semifinal, dan kalah tragis di extra time saat di Portugal, tahun 2014," kata Uceng, dalam WhatsApp chat, saat sudah duduk di kuris nomor 20, Row 7, Sektor 329, Tribun Red, Stadion Sansiro Milan, Italia, sekitar 45 menit sebelum  kick-off.

Dua klub yang akan berlaga ini, Real Madrid dan Atletico Madrid, memang sekota di Spanyol.

Namun, tak seperti di Milan, yang berbagi satu stadion untuk satu klub. Jika yang berlaga adalah AC Milan, maka stadion itu dinamakan San Siro Milano.

Jika, yang memakai stadion itu adalah Inter Milan, maka namanya jadi de Stadio Giuseppe Meazza, Milano.

Di Madrid, dua jawara Liga Spanyol se-kota ini masing-masing memiliki stadion.

Atletico di Vicente Calderón Stadium, jauh di luar pusat kota Madrid, sedangkan El Real, bermarkas di pusat peradaban Spanyol, Santiago Bernabéu Stadium.

Namun, laga di Milan kali ini, di lembaran karcis yang dijual ke penonton, stadion itu tertulis San Siro.

"Mungkin suasana ini seperti Lisbon, Potugal, tahun 2014 lalu, saat derby final UEFA Champion antara Atletico dan Real Madrid," kata Husain Abdullah, melalui fasilitas WhatsApp Call, Sabtu (28/5/2016) pagi, waktu Milan, atau Sabtu malam, waktu Makassar.

Di Indonesia, laga ini akan disiarkan live oleh RCTI pukul 02.45 Wita, Minggu (29/5/2016) dini hari.

Uceng yang juga mantan koresponden RCTI di Makassar (1991-2011) ini, menggambarkan pusat perbelanjaan terbesar di Milan, di kawasan Piazza del Duomo Mandadori Megastore, hiruk pikuk pendukung dua klub raksasa asal Ibukota Spanyol itu, Madrid mendominasi.

"Tapi sepertinya, fans Atleti lebih dominan, mereka show off, tunjukkan bahwa mereka layak menjadi juara, layak mencatat sejarah," kata Uceng, yang juga dosen Hubungan Internasional FISIP Unhas ini, kepada Tribun.

Uceng juga membandingkan suasana final antara Barcelona vs Juventus di fina UEFA Champions League (2014/2015), 6 Juni 2015 di Stadion Olympias, Berlin, Jerman Barat.

"Tahun lalu, Berlin memang ramai, tapi hiruk pikuk dan kemeriahannya kalah jauh dibanding Milan," kata Uceng yang final Tahun 2015 lalu, juga berkesempatan menyaksikan Barcelona membantai Juventus, 3-1.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved