MIWF 2016

Penggiat Literasi Berbagi Kisah di Unibos

Kegiatan kali ini dipandu, Irmawati Puan Mawar dengan menghadirkan Nirwan Ahmad Arsuka, Agus Mandoeng, Syafei, dan Muhammad Ridwan Alimuddin

Penggiat Literasi Berbagi Kisah di Unibos
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Rangkaian kegiatan Makassar International Writer Festival (MIWF) kembali digelar di Universitas Bosowa (Unibos), di Auditorium Aksa Mahmud, Jumat (20/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Rangkaian kegiatan Makassar International Writer Festival (MIWF) kembali digelar di Universitas Bosowa (Unibos), di Auditorium Aksa Mahmud, Jumat (20/5/2016).

Kegiatan kali ini dipandu, Irmawati Puan Mawar dengan menghadirkan Nirwan Ahmad Arsuka, Agus Mandoeng, Syafei, dan Muhammad Ridwan Alimuddin.

Ridwan adalah penggiat literasi yang berasal dari Sulawesi Barat yang telah berlayar dengan perahunya ke pulau-pulau kecil yang tersebar di perairan antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk mengkampanyekan budaya membaca.

“Kendala terbesar di pulau-pulau kecil yang saya singgahi adalah beberapa guru membatasi akses ke hanya buku-buku tertentu saja,” ungkapnya.

Dengan bermodal Perahu Pustaka, Ridwan, memberikan wadah bagi masyarakat yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan untuk membuka wawasan dengan membaca ribuan koleksi buku yang dibawanya bersama relawan pustakawan.

Hal yang hampir sama juga dilakukan, Syafei dari Papua, seorang relawan pustaka bergerak juga berbagi cerita tentang kegiatan literasi digelutinya di daerah pedalaman Papua.

Dengan bermodalkan sepeda motor dengan dua tas besar yang melintang dari sisi kiri ke kanan layaknya tukang, buku-buku dibawa berkeliling ke daerah Papua Barat.

“Sehari-hari saya adalah seorang guru, setelah menunaikan tugas utama, saya menyebar virus pustaka bergerak ke kampung-kampung di daerah Papua Barat,” katanya menggambarkan aktivitasnya.

“Dari para penggiat literasi ini kita belajar tentang ketulusan dan keikhlasan dalam menabarkan virus literasi,” ungkap Nirwan Ahmad Arsuka, narasumber yang juga adalah Alumnus Teknik Nuklir UGM Yogyakarta.

Menurutnya, ketulusan dan keikhlasan yang dimiliki para penggiat literasi adalah nilai hidup lebih yang dimiliki selain dengan bermodal buku untuk menebar virus literasi ke masyarakat-masyarakat di sekitarnya.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved