Warga Seko Kembali Tolak Pembangunan PLTA
apabila proyek PLTA Seko, tetap dilanjutkan, maka ada enam desa yang terancam tenggelam
Penulis: Sudirman | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM,MASAMBA - Warga Kecamatan Seko, kembali menolak pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Seko, di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara.
Salah seorang perwakilan warga, Andri mengatakan, apabila proyek PLTA Seko, tetap dilanjutkan, maka ada enam desa yang terancam tenggelam yaitu, Desa Padambalua, Ono, Padang Raya, Marante, Taroto, dan Lodang.
Enam desa tersebut, terancam tenggelam, karena masuk dalam pembanguan bendungan PLTA.
Dua desa lainnya yaitu Desa Embonatana dan Desa Tana Makaleang, masuk kawasan pembangunan pipa air raksasa.
"Kami warga tetap menolak karena hingga saat ini belum ada solusi dari pemerintah dan perusahaan. Sementara itu, secara otomatis kami
akan digusur dari tanah kelahiran yang sudah menjadi tempat menggantungkan hidup selama ini," tutur Andri, Kamis (19/5/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tribun-timurcom-large_20150428_150258.jpg)