Tulis Supernova, Dewi 'Dee' Lestari Belajar dari Fisikawan
Dee juga mengakui, menulis seluruh seri Supernova membutuhkan riset, salah satunya dengan banyak membaca buku-buku non fiksi.
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Anita Wardana
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Salah satu sosok yang menjadi inspirator Dewi Lestari saat menulis heksalogi Supernova adalah seorang fisikawan dari India, bernama Amit Goswani.
Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam rangkaian acara Makassar International Writers Festival (MIWF) 2016 bertajuk "Growing Up with Supernova" di Fort Rotterdam, Rabu (18/5/2016).
"Sebenarnya yang menginspirasi sangat banyak. Tapi, salah satunya itu Amit Goswani dengan bukunya berjudul The Self Aware Universe. Bahkan 50 persen dari bukunya itu saya garis bawahi dan menjadi referensi di Supernova,"kata penulis yang akrab disapa Dee ini.
Dee juga mengakui, menulis seluruh seri Supernova membutuhkan riset, salah satunya dengan banyak membaca buku-buku non fiksi. Seperti saat ingin menulis seri Partikel, Dee banyak membaca tentang Fungi.
Namun, tak jarang Dee juga mencari referensi dari followernya di Twitter ataupun Instagram jika membutuhkan informasi untuk cerita dalam bukunya.
Dee mulai menulis serial Supernova pertama, yakni Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh pada tahun 2000 dan menjadi novel pertama yang ia publish pada 2001.
"Setelah buku ini selesai, saya sudah yakin cerita ini tidak berakhir disini. Akhirnya, saya berencana membuat buku trilogi. Namun, rencana itu batal hingga menjadi heksalogi karena untuk menggambarkan satu karakter, contohnya Akar bisa jadi dalam satu buku,"kata Dee.
Setelah itu, Dee pun kembali menulis seri supernova lain, mulai dari Akar, Petir, Partikel, Gelombang hingga seri pamungkas Supernova, yakni Intelegensi Embun Pagi.
"Salah satu tantangan menulis Intelegensi Embun Pagi adalah ketika saya harus menggambarkan dimensi keempat dalam cerita Supernova yang disebut Asko. Karena dimensi keempat ini tidak bisa dicapai oleh panca indera,"jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wilestt_20160518_164058.jpg)