Kesaksian Penumpang Pesawat Etihad: Pramugarinya Kasihan, Kena Air Panas
Kebanyakan dari mereka sedang tidak mengenakan sabuk pengaman di tempat duduk mereka masing-masing.
Tayang:
Editor:
Ilham Mangenre
Andri Donnal Putera
Sejumlah penumpang Etihad Airways EY 474 rute Abu Dabhi-Jakarta yang terdampak turbulensi dirawat di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (4/5/2016) siang. Sekitar 30 menit sebelum mendarat, terjadi turbulensi yang membuat belasan jemaah umroh terpelanting hingga terbanting di kabin pesawat.
Mereka langsung dilarikan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Kita sudah bisa mendarat sudah sujud syukur, Mas. Tadi saya cuma bisa teriak, 'Gusti Allah, ya Allah, ya Allah.' Bisa hidup ini alhamdulillah. Saya baru kali ini ngalamin kayak gini pas naik pesawat," kata Lita.
Hingga pukul 17.30 WIB, tercatat ada 18 jemaah yang dirawat di sana. Jumlah itu belum ditambah dengan jemaah lain yang dirawat di klinik kecil yang ada di terminal.
Rencananya, mereka akan dirujuk ke Rumah Sakit Sitanala, Tangerang, untuk ditangani lebih lanjut. (Andri Donnal Putera)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penumpang-pesawat-etihad_20160505_084419.jpg)