Dinsos Enrekang Siapkan 1,5 Ton Beras untuk Pengungsi Curio
Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam proses menyalurkan bantuan yang tersisa dilingkup Dinas Sosial Kabupaten Enrekang.
Penulis: Mulyadi | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG-Kondisi pengungsi korban banjir dan tanah longsor di Desa Parembean, Kecamatan Curio hingga saat ini kekurangan makanan dan sejumlah warga mengalami masalah kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam proses menyalurkan bantuan yang tersisa dilingkup Dinas Sosial Kabupaten Enrekang.
"Masih ada bantuan dari Dinas Sosial sebanyak 1,5 ton beras dan saat ini dalam proses penyaluran ke tempat pengungsian,"kata Kepala seksi Kesiapsiagaan BPBD Enrekang, Eka Febriansa, Minggu (24/4/2016).
Ia menjelaskan, selain masalah ketersedian makanan dan minuman pengungsi yang masih terus diupayakan, pemkab juga sudah menurunkan tenaga kesehatan di posko pengungsi.
"Sudah diturunkan tenaga kesehatan ke lokasi pengungsian guna memeriksa kondisi kesehatan pengungsi. Sebagiam tenaga medis di Puskesmas Curio dibawa kesana untuk stand by 24 jam,"jelasnya.
Eka menambahkan, gunan mengantisipasi kondisi kesehatan pengungsi, Dinas Kesehatan menurunkan tenaga medis untuk membantu tenaga kesehatan dari Puskesmas Curio
"Sejauh ini baru satu warga yang dirujuk ke Rumah Sakit Elim Toraja,"katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/longsor-enrekang_20160424_145800.jpg)