Ini Bukti Reklamasi CPI atau COI di Makassar Tak Punya Izin

Surat klarifikasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kepada Walhi Sulsel yang menyingkap keganjalan proyek itu

Ini Bukti Reklamasi CPI atau COI di Makassar Tak Punya Izin - surat-menteri-cpi-atau-coi-ilegal_20160420_085910.jpg
kkp/walhi
Surat klarifikasi KKP kepada Walhi: COI belum punya izin
Ini Bukti Reklamasi CPI atau COI di Makassar Tak Punya Izin - pantaucip_20160316_210431.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Gubernur Sulsel Syahrul yasin Limpo dan Wali Kota Makassar memperhatikan miniatur bangunan (maket) kawasan CPI di kantor Ciputra Citraland city CPI, Rabu (16/3/2016). Proyek CPI dikerjakan Kelompok Usaha Ciputra Group dan PT Yasmin Bumi Asri (YBA) membentuk JO (join operations atau kerja sama operasi mengembangkan megaproyek Centre Point of Indonesia (CPI) yang akan menjadi ikon Kota Makassar di atas lahan seluas 1.000 hektare (ha). tribun timur/muhammad abdiwan
Ini Bukti Reklamasi CPI atau COI di Makassar Tak Punya Izin - battcpi_20160316_195914.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meletakkan batu pertama di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Rabu (16/3/2016). Hadir dalam peresmian Masjid CPI ini yakni Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco, Ketua DPRD Sulsel M Roem, Wakil Gubernur Agus Arifin Nu mang, Sekda Sulsel Abdul Latief dan Wali Kota Makassar Danny Pomanto. tribun timur/muhammad abdiwan
Ini Bukti Reklamasi CPI atau COI di Makassar Tak Punya Izin - jembacpi_20160301_224017.jpg
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Kondisi jembatan yang menghubungkan dua kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar yang terekam dari udara menggunakan Drone, Selasa (1/3/2016). Jembatan berbentuk tongkonan ini memiliki panjang 80 meter dan lebar 40 meter. Hingga kini, proyek jembatan itu telah menelan anggaran sebesar Rp101,5 miliar. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ini Bukti Reklamasi CPI atau COI di Makassar Tak Punya Izin - reklamasi-cpi_20160414_082246.jpg
KOMPAS.com/Hendra Cipto
Salah satu kawasan reklamasi Pantai Losari, Center Poin of Indonesia (CPI) yang dilakukanboleh pihak pengembang Ciputra Grup.
Ini Bukti Reklamasi CPI atau COI di Makassar Tak Punya Izin - sidgut_20160419_225446.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Suasana Sidang lanjutan Gugatan proyek reklamasi CPI di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar Jl Pendidikan Raya, Selasa (19/4/2016). Walhi sebagai pihak penggugat proyek reklamasi CPI menggugat pemprov Sulsel dan menyertakan surat yang dikeluarkan pada tanggal 31 Oktober 2013 yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berisi tentang himbauan bagi Pemprov untuk memperhatikan terkait aturan reklamasi merujuk pada PERPRES 122/2012, bukannya tentang izin reklamasi. tribun timur/muhammad abdiwan
Ini Bukti Reklamasi CPI atau COI di Makassar Tak Punya Izin - enter-poi_20150729_231553.jpg
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Suasana di kawasan Proyek Center Point of Indonesia (CPI) yang terekam dari hotel Aston, Makassar, Rabu (29/7/2015).

3. Menindaklanjuti surat tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah menyampaikan surat tanggapan No. B.682/MEN-KP/X/2013 Tanggal 31 Oktober 2013 kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berisi penjelasan mengenai status wilayah COI Makassar dan Ketentuan-Ketentuan dalam PERPRES 122/2012 yang harus dipenuhi untuk rencana reklamasi COI Makassar (fotocopy surat terlampir).

Kami informasikan bahwa surat tanggapan tersebut bukan surat izin yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan;

4. Hingga saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan belum pernah mengeluarkan Izin Lokasi dan Izin Pelaksanaan reklamasi untuk kawasan COI Makassar.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian saudara diucapkan terima kasih.

a.n Menteri Kelautan dan Perikanan

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

Brahmantya Satyamurti Poerwadi, ST


Pemprov Mohon Rekomendasi

Pada tanggal 23 September 2013, Pemprov Sulsel bersurat kepada KKP, memohon rekomendasi reklamasi.

Halaman
1234
Editor: Ilham Mangenre
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved