Oknum Komandan Kodim Pesta Sabu
Granat Minta Dandim 1408/BS Makassar Dicopot
Dia mengatakan perbuatan Dandim tidak sepantasnya dilakukan sebagai pejabat TNI.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ina Maharani
Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Gerakan Anti Narkotika (Granat) Sulawesi Selatan, Jamil Misbach berharap Panglima TNI Kodam VII Wirabuana untuk memberikan sanksi tegas terhadap Dandim 1408/BS Makassar, Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotti, dan Kapuskodal Kodam VII/Wirabuana, Letkol BS karena terlibat penyalagunaan narkotika.
"Harus diberikan sanksi tegas jika terbukti, paling tidak dicopot dari jabatanya. Perbuatannya sudah mencoreng citra TNI," kata Jamil Misbach kepada Tribun-timur.com, Kamis (7/4/2016).
Dia mengatakan perbuatan Dandim tidak sepantasnya dilakukan sebagai pejabat TNI.
Sebab, semestinya berperan dalam pemberantasan narkoba, malah turut terjerumus dalam obat-obat terlarang tersebut.
"Ini sebuah contoh yang tidak baik dilakukan Dandim kepada anggotanya , karena dia yang lebih paham dampak dan bahaya penyalagunaan narkoba," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rdandim_20160407_143311.jpg)