Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PIN Polio

Gratis, Cegah Polio dengan Imunisasi

Gejala polio dapat bervariasi mulai dari yang ringan seperti flu hingga gejala berat yaitu kelumpuhan yang mengancam nyawa.

Penulis: Hasrul | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER/PEMPROV SULSEL
Ketua PKK Sulsel drg Ayunsri Harahap memberikan imunisasi untuk cucunya di Baruga Sangiaseri Makassar, Selasa (8/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Maret 2016, pemerintah kembali mencanangkan program Pekan Imunasisi Nasional (PIN) dimana para balita akan diberi vaksin untuk mencegah penyakit polio.

Bukan tanpa alasan PIN sangat ditekankan dan diberikan gratis kepada seluruh masyarakat.

Dokter Spesialis Anak, dr Jusli Aras M Kes SpA, mengatakan Polio adalah penyakit serius yang disebabkan oleh infeksi virus polio.

"Virus polio pada umumnya menyerang balita atau anak-anak usia 0-59 bulan atau usia 0-3 tahun untuk mencegahnya adalah pemberian vaksin," kata dr Jusli.

Virus ini menyebar melalui kontak dengan makanan, air atau tangan yang terkontaminasi dengan kotoran (tinja) atau sekresi (pengeluaran cairan tubuh) dari tenggorokan orang yang terinfeksi.

dr Jusli menjelaskan bahwa gejala penyakit polio akan muncul dalam waktu tiga sampai 21 hari setelah virus polio masuk dan orang ini akan bisa menularkan pada tujuh sampai 10 hari sebelum dan setelah gejala muncul.

Gejala polio dapat bervariasi mulai dari yang ringan seperti flu hingga gejala berat yaitu kelumpuhan yang mengancam nyawa.

"Kendati demikian, beberapa orang yang terkena polio tidak menderita gejala apapun dan tidak pernah tahu mereka terinfeksi. Hingga akhirnya lumpuh," kata dr Jusli.

Ciri-ciri dan gejala penyakit polio dibagi atas beberapa jensi, salah satnya gejala Polio non-paralitik seperti flu yang dapat bertahan hingga 10 hari, sakit tenggorokan, demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, leher dan punggung nyeri atau kaku, otot lemah dan nyeri, serta kaku pada lengan dan kaki.

Gejala Polio paralitik merupakan kasus yang jarang terjadi dan tergolong parah. Biasanya sakit menyerang tulang belakang atau otak atau terkadang langsung menyerang keduanya.

“Gejala awal akan mirip dengan polio non-paralitik, namun gejalanya berkembang menjadi parah seperti nyeri otot parah dan atau kelemahan hilangnya refleks anggota badan jadi lunglai dan mengendur (lemah-lumpuh),” katanya

Gejala pasca-Polio Syndrome merupakan gejala polio yang dapat membuat seseorang lumpuh selama bertahun-tahun setelah terserang polio. Meliputi kelelahan setelah aktivitas ringan otot-otot mengecil (atrofi) sendi dan otot-otot secara progresif mengalami kelemahan dan nyeri.

dr Jusli menyarankan, jika curiga telah terkena beberapa polio, maka segeralah periksakan ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved