Gerhana Matahari Total 2016

BMKG: 350 Tahun Lagi Gerhana Matahari Total di Sulsel

Menanti GMT sama waktunya dengan penantian panjang warga Nusantara untuk merdeka dari penjajahan Belanda dan Jepang

BMKG: 350 Tahun Lagi Gerhana Matahari Total di Sulsel
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Fenomena Gerhana Matahari yang di abadikan dari Anjungan pantai Losari, Makassar, Rabu (9/3/2016) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Butuh waktu 350 tahun menunggu kedatangan Gerhana Matahari Total (GMT) berikutnya di Sulsel.

Menanti GMT sama waktunya dengan penantian panjang warga Nusantara untuk merdeka dari penjajahan Belanda dan Jepang di masa silam, 3,5 abad.

Persaksian jutaan orang terhadap fenomena alam itu di Makassar beberapa tempat lainnya di 12 provinsi di Indonesia adalah pertama dan terakhir seumur hidup.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, kejadian itu hanya sekali dalam 350 tahun.

Budayawan Sulsel Alwy Rachman mengatakan, wajar jika warga eforia menyambut gerhana matahari. Sebab, itu memang fenomena alam yang penuh pesona menakjubkan.

Eforia itu terlihat di Anjungan Pantai Losari, Makassar. Pukul 05.00 wita, Rabu (9/3), ratusan warga sudah memadati anjungan ini.

Puluhan ribu orang duduk berdesakan menanti dan menikmati fenomena alam itu.

Momen puncaknya ditandai “tunjuk massal” ke arah matahari yang sementara “ditelan bulan”.

Ada yang menatap dengan mata telanjang.

Hanya sedikit yang memakai kacamata khusus.

Bagi Anda yang telanjur menatap tanpa kacamata khusus, silakan simak penjelasan dokter spesialis mata alumnus Fakultas Kedoteran Unhas, Rahma Amelia.

Berita selengkapnya dapat dibaca pada edisi cetak Harian Tribun Timur, Kamis (10/3/2016) hari ini. (*)

Editor: Suryana Anas
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved