Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Curhat Sopir Armada Sampah Makassar, Pergi Subuh Pulang Malam

Hal tersebut ia ungkapkan saat ditemui Tribun di jalur masuk TPA, di Kecamatan Manggala, Sabtu (5/3/2016) sedang menunggu antrian.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Arifin, sopir pengangkut sampah Pemkot Makassar mengaku prihatin melihat kondisi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kecamatan Manggala, Makassar.

Hal tersebut ia ungkapkan saat ditemui Tribun di jalur masuk TPA, di Kecamatan Manggala, Sabtu (5/3/2016) sedang menunggu antrian.

Arifin menyebutkan, kondisi antrean ini terjadi sejak beberapa bulan trakhir, atau sejak diadakannya penambahan armada Tangkasaki' oleh Pemkot Makassar.

Dimana dengan bertambahnya armada pengangkut sampah, otomatis volume sampah bertambah.

Adapun masalahnya kata Arifin, Pemkot Makassartidak memikirkan kondisi yang ada didalam TPA, dalam hal ini penggerak sampah atau alat berat Buldoser dan Loader tidak diadakan.

"Pastimi selalu rusak alat berat kalau dulu hanya kelola sampah 500 ton perhari sekarang 700 ton perhari," kata Arifin.

Parahnya lagi antrian di TPA itu menghabiskan waktu yang berjam -jam.

Bayangkan saja,kata Arifin setiap hari ia pulang berkumpul bersama istri anaknya pada pukul 22.00 wita.

Dengan meninggalkan anaknya disaat mereka masih terlelap tidur.

"Saya subuh-subuh sudah keluarmi, kalau pulangka tengah malam pasti tidurmi anakku kasian," katanya.

Upah para petugas kebersihan termasuk sopir itu sebesar Rp 1,7 juta perbulan.

Besar harapannya, Wali Kota Makassar Danny Pomanto bisa memberikan solusi di TPA.

"Tolong Bapak Wali berikan yang terbaik bagi kota ini," Arifin menambahkan.

Ditempat terpisah, Pemerintah Makassar sedang menyelenggarakan Hari Peduli Sampah Nasional di Celebes Convention Center.

HSPN di CCC turut dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved