Jelajah Belitung Bersama Xl Axiata
Manisnya Ikan Gangan dan Mi Belitung
Berbeda dengan ikan pallumara, ikan masak yang menjadi menu khas di Makassar, dengan kuah sedikit bening bahkan cenderung gelap kehitam-hitaman
Penulis: Aqsa Riyandi Pananrang | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Aqsa Riyandi Pananrang
TRIBUN-TIMUR.COM-Berwisata bisa jadi kurang afdol tanpa mencicipi kuliner dan penganan khas daerah tersebut. Demikian pula bagi rombongan XL National Media Gathering di Kepulauan Belitung, Provinsi Bangka Belitung, 17-19 Februari. Sejak hari pertama menyantap makan siang, rombongan bahkan sudah bisa mencicipi kuliner khas tersebut.
Berikut ulasan beberapa menu khas yang sempat dicicipi tim coorporate communication (corcom) XL Axiata serta puluhan jurnalis dari seluruh Indonesia selama rangkaian program ini:
Sup ikan gangan
TIADA hari tanpa sup gangan. Hampir di manapun tempat kami makan hampir pasti pula sajian ikan masak dengan warna kuah kuning terang itu tersedia. Berbeda dengan ikan pallumara, ikan masak yang menjadi menu khas di Makassar, dengan kuah sedikit bening bahkan cenderung gelap kehitam-hitaman dengan dominasi rasa asam.
Beda dengan sup yang umumnya terbuat dari ikan katarap yang terasa lebih manis dengan racikan bumbu kuning serta potongan nanas. Sajian ini sudah menjadi santapan favorit begitu rombongan tiba di Restoran Fega, Jl Jenderal Sudirman, Manggar, Belitung Timur.

Restoran dengan bangunan permanen berbentuk kapal ini berada di tepi Danau Sungai Bandung. Disekitar bangunan utama ini juga berdiri gazebo tepat di atas danau sebagai tempat bersantap.
Tak hanya di restoran ini, sup ikan gangan menjadi menu utama di atas meja saat santap siang di Pulau Gede Kepayang. Bahkan, peserta XL Media Gathering memasak menu tersebut untuk menyelesaikan tantangan saat berada di Pulau Burung.
Tantangan ini menjadi salah satu games yang harus diselesaikan setiap kelompok peserta saat mengikuti kegiatan Hopping Island dengan mengunjungi sejumlah pulau di Belitung.
Hidangan racikan peserta harus seenak menu aslinya dan semenarik mungkin dengan peralatan yang sudah disiapkan termasuk bahan ikan serta bumbu kuning yang sudah disiapkan.
Mie Belitung
INI menjadi salah satu menu yang wajib dicoba ketika berada di Belitung. Sekilas mi tersebut mirip sajian mi kuah di rumah makan di Makassar. Tapi saat mencicipinya terasa beda dan khas. Kuahnya justru terasa manis bukan kuah kaldu yang terasa sedikit asam.
Rahasianya ada pada kuah kari udang yang kental. Kuah panas ini langsung disiram di atas mi kenyal, tauge, irisan tahu goreng, serta emping. Rumah makan paling terkenal dengan sajian khas ini yakni Mie Belitung Atep di Jl Sriwijaya, pusat kota Belitung.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kuliner-belitung_20160225_223943.jpg)