Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Proses Produksi Sepeda Motor Honda di Plant Cikarang

Melangkah ke assembling unit, tampak mesin sudah menyatu dengan kerangka. Bagian per bagian dirakit hingga tampaklah bodi utuh satu unit motor.

Penulis: Sakinah Sudin | Editor: Ina Maharani

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sakinah Sudin

TRIBUNTIMUR.COM, CIKARANG - Siapa sangka, setiap hari sebanyak 8.600 unit sepeda motor Honda siap pakai dirakit di Plant Cikarang.

Pabrik ini merupakan salah satu pabrik milik PT Astra Honda Motor (AHM), agen pemegang merk (APM) sepeda motor Honda di Indonesia.

Pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri MM2100, Jl Raya Kalimantan Blok AA-1 Kawasan Industri Indotaisei, Kota Bukit Indah, Karawang, Cikarang Barat, khusus untuk memproduksi tipe skutik.

Produk yang diproduksi yaitu Vario eSP, Scoopy, BeAT, Scoopy, dan Spacy.

Menempati lahan seluas 300 ribu meter persegi, pabrik ini dibagi lagi atas dua plan, Plant 3 dan 3A.

Plant 3 yang berada di sisi timur head office, terdiri atas empat gedung yang disebut A, B, C, dan D. Setiap gedung punya fungsinya masing-masing dalam hal perakita unit kendaraan.

Mulai casting (blok-blok mesin dicetak), machining (penghalusan mesin), assembling (pemasangan atau perakitan), hingga inspection (pemeriksaan dan pengetesan).

"Sementara Plant 3A yang terletak di sisi barat head office merupakan gabungan antara empat gedung tersebut atau biasa disebut one pack fabric. Plant ini khusus memproduksi Honda BeAT," kata General Manager Plant Cikarang PT AHM Dodi Sutriadi dalam sambutannya saat menerima kunjungan awak media di ruang auditorium Plant Cikarang, Senin (15/2/2016).

Usai sambutan, tibalah saat yang ditunggu-tunggu. Dodi didampingi jajaran manajemen, mengajak Tribun dan awak media lainnya tour atau keliling pabrik menyaksikan langsung proses produksi. Kami diajak ke Plant 3A sebagai plant dengan proses terlengkap.

Hal pertama yang ditujukkan yaitu pada assembly line. Pada assembly line dibagi lagi atas dua line, assembling mesin dan assembling unit. Masing-masing terdiri atas berbagai pos dengan fungsi yang berbeda.

Total ada 170 pekerja pada assembly line. Dengan demikian, ada 170 pos pada line tersebut.

Pada assembling mesin, tampak para mekanik meletakkan komponen-komponen mesin Honda, termasuk pemberian nomor mesin.

Peletakan komponen-komponen tersebut pada box berjalan yang ada di depan para mekanik. Di atas merekta, ada papan penunjuk terkait komponen apa saja yang harus dipasang.

Melangkah ke assembling unit, tampak mesin sudah menyatu dengan kerangka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved