Headline Tribun Timur
68 Prodi Dihapus, Dosen Tambah 6.000
Hingga saat ini hasilnya, sebanyak 1.256 program studi berstatus aktif, 45 prodi yang berstatus masih non aktif (pembinaan), dan 68 prodi yang sudah
TRIBUN-TIMUR.COM-Menjelang masa penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2016, Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti) kembali peringatan serius kepada pengelola 192
perguruan tinggi swasta (PTS) di Sulsel.
Peringatan otoritas pendidikan tinggi itu disampaikan melalui lembaga Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) IX Sulawesi, Sabtu (13/2/2016) kemarin
"Kementerian kembali ingatkan, pengawasan kembali diperkatat. Sudah 68 prodi (program studi) yang dihapus, ada efek baiknya, kampus swasta terima 6.000 dosen baru, tapi itu (rasio mahasiswa-dosen) belum cukup, kalau masih ingin aktif, pengawasan harus ketat," kata Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr Ir Andi Niartiningsih MP, saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2016 Kopertis IX di Makassar, Grand Imawan Hotel.
Rapat dibuka sejak Jumat (12/2/2016) lalu, dan masih berklangsung hingga Sabtu, kemarin.
Rapaty ini membahas strategi dan egenda pengawasan melekat kepada PTS yang tahun 2014 dan 2015 lalu, mendapat peringatan keras dari dikti, terkait peningkatan dan sertifikasi mutu pendidik dan lembaga kependidikan tinggi.
Dia menjelaskan, setelah teguran itu, kopertis akan mengevaluasi terus. Hingga saat ini hasilnya, sebanyak 1.256 program studi berstatus aktif, 45 prodi yang berstatus masih non aktif (pembinaan), dan 68 prodi yang sudah ditutup.
Lalu dari 19 PTS yang nonaktif pada September 2015 lalu, per Januari 2016, 12 kampus PTS di antaranya sudah berstatus aktif kembali, tiga masih tidak jelas, dan empat PTS diputuskan ditutup (dari penelurusan di data forlap.dikti).
Baca Berita Selengkapnya di Harian Tribun Timur, Edisi Minggu (14/2/2016)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/prof-niar_20151220_142040.jpg)