Yasaroh, Putri Penjual Siomay Asal Parepare Lajut S3 di Belanda
Ayahnya, Miftahuddin merupakan pejual siomay sedangkan ibunya, Marmina berjualan nasi goreng di tempat kontrakannnya
Penulis: Mulyadi | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Yasaroh, putri penjual siomay asal Parepare berhasil melanjutkan pendidikan doktor di Universitas Groningen, Belanda.
Ayahnya, Miftahuddin merupakan pejual siomay. Sedangkan ibunya, Marmina berjualan nasi goreng di tempat kontrakannnya di daerah Kecamatan Ujung.
"Ia memang rajin dan tekun dalam belajar," kata Marmina, ibu Yasaroh.
Yasaroh merupakan Alumni SMAN 1 Parepare, S1 di Jurusan Kimia Bilingual, Univeristas Negeri Makassar, dan melanjutkan pendidikan S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Sejak SMP dan SMA selalu rangking 1 umum," katanya.
Yasaroh melajutkan pendidikan berbekal beasiswa mulai S1 hingga S3.
Ia mendapatkan pendidikan S2 belalui beasiswa Dikti selajutnya untuk S3 ia lolos seleksi beasiswa LPDP.
Marmina mengatakan sebuah kebanggaan yang luar biasa bisa melihat anaknya memiliki pendidikan tinggi seperti itu meskipun dirinya berasal dari keluarga kurang mampu. (*)
Data Diri
Nama Lengkap : Yasaroh
Lahir : Surakarta, 23 Mei, 1991
Pendidikan
SDN 3 Parepare
SMPN 2 Parepare
SMAN 1 Parepare
S1 Kimia Bilingual, UNM
S2 Kimia Fisika, ITB
Lanjut S3 di Universitas Groningen, Belanda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/yasorah1_20160205_111451.jpg)