Dana BOS dan BSM Sulsel Naik Tahun Ini
Namun, besaran bantuan masih belum fix (permanen).
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun ini meningkat. Namun, besaran bantuan masih belum fix (permanen).
"Tentunya ada peningkatan. Namun sampai sekarang belum fix karena masih ada perubahan-perubahan. Kalau sudah fix nanti kami sampaikan," jelas Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Alfiker Siringoringo, usai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Aula Gedung Keuangan Negara (GKN) II, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (21/1/2016).
Alfiker menjelaskan dana BOS adalah program pemberian dana langsung kepada sekolah yang besarnya dihitung berdasarkan jumlah siswa pada masing-masing sekolah. Program ini bertujuan untuk mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat.
Secara khusus, BOS bertujuan membantu biaya operasional madrasah. Selain itu juga mengurangi angka putus sekolah, dan mewujudkan keberpihakan pemerintah bagi siswa miskin.
Sementara BSM adalah bantuan dari pemerintah berupa sejumlah uang tunai yang diberikan secara langsung kepada siswa dari semua jenjang pendidikan (MI, MTs, dan MA). Program ini bertujuan mengamankan program pemerintah dalam penuntasan wajib belajar 12 tahun (pendidikan menengah universal).
BSM bertujuan menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah dengan membantu siswa miskin untuk memperoleh akses pelayanan pendidikan yang layak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aula-gedung-keuangan-negara_20160121_221501.jpg)