Malino Highlands Jadi Alternatif Liburan Mahasiswa
Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini mengaku pulang pergi Makassar-Malino hanya untuk menikmati panorama alam.
Penulis: Nurul Adha Islamiah | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur Nurul Adha Islamiah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Salah satu destinasi ekowisata alam yang sering ramai dikunjungi adalah Malino Highlands.
Ketika tribun timur.com menyambangi lokasi seluas 400 hektar ini, satu per satu mobil dari luar daerah terlihat memasuki area Malino Highlands.
Destinasi ekowisata tersebut menjadi favorit pengunjung. Sebab, ada Cafe Greep Pekoe yang menyajikan panorama alam kebun teh Malino.
Letaknya di kecamatan Tinggimoncong kabupaten Gowa, sekitar 80 km arah timur kota Makassar. Sekitar 2,5 jam jika ditempuh dengan kendaraan.
Jarak tempuh yang cukup melelahkan tak menghalangi langkah sekumpulan mahasiswa asal Makassar untuk menghibur diri dengan mendekatkan diri dengan alam.
Adalah Risdayanti Halide dan kawan-kawan yang memilih Malino Highland sebagai salah satu tujuan ekowisata.
Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini mengaku pulang pergi Makassar-Malino hanya untuk menikmati panorama alam yang disuguhkan Malino Highlands.
"Saya dan teman-teman PP ke sini kak. Hanya untuk menikmati libur sehari dari padatnya aktivitas kuliah, Malino Highlands tempat andalan," ujarnya kepasa Tribun Timur.com, Selasa (12/1/2016).
Cafe Green Peko menawarkan panorama alam yang dapat dinikmati pengunjung secara outdoor maupun indoor. Sejauh mata memandang, terlihat hamparan kebun teh yang menghijau, aneka tanaman yang berjejer rapi dan terawat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/malino-highlands_20160112_113420.jpg)