Bendungan Bili-bili Gowa Akan Dijadikan Kawasan Wisata
Perencanaan ini datang dari investor PT. Tene Mamminasata saat berkunjung ke Pemkab Gowa, Senin (11/1/2016).
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Bendungan Bili-Bili yang terletak di Kecamatan Parangloe, Gowa menjadi sasaran pengembangan obyek wisata ecopark.
Perencanaan ini datang dari investor PT. Tene Mamminasata saat berkunjung ke Pemkab Gowa, Senin (11/1/2016).
Komisaris PT Tene Mamminasata, Sandy Lewa, saat melakukan ekspose perencanaan pengembangan obyek wisata bendungan Bili-Bili dihadapan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis dan para pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa di Baruga Krg Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa.
"Saya melihat perkembangan Gowa semakin bagus dan memiliki potensi obyek wisata yang ada. Rencana pembangunan Bili-Bili Ecopark ini selain untuk penambahan PAD bagi Gowa, juga dapat merekrut penduduk sekitar sebagai tenaga kerja," ujarnya.
Rencana pengembangan obyek wisata Bili-Bili Ecopark yang ramah lingkungan akan memadukan konsep edukasi dan pariwisata dengan berbagai fasilitas seperti waterpark, playground, wisata kuliner dan agrowisata.
Keinginan tersebut pun mendapat sambutan baik dari Sekda, Mukhlis. Menurutnya kawasan yang lokasinya berada pada km 42 dan 43 Kecamatan Parangloe itu siap dibangun tempat wisata selama tidak mengubah fungsi awalnya.
"Saya terus terang tertarik dengan konsep yang ditawarkan ini karena memadukan konsep yang ada di Bugis Waterpark dan Gowa Discovery Park serta tidak mengubah fungsi bendungan Bili-Bili, peluang kerjasama terbuka lebar," katanya.
Lebih lanjut penawaran yang diajukan oleh investor PT Tene Mamminasata ini akan melalui pembahasan dengan Penjabat Bupati Gowa, H Muh Sidik Salam dan SKPD terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Gowa serta pihak Balai Besar Wilayah Sungai Jeneberang (BBWSJ).