BNNP Sulsel: Jelang Natal dan Tahun Baru Rawan Peredaran Narkoba
Selain itu pihaknya juga terus mengawasi tempat-tempat yang dianggap rawan masuknya dan beredarnya narkoba yang kemungkinan narkoba jenis baru.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ina Maharani
Laporan wartawan Tribun Hasan Basri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan, peredaran dan penyelundupan narkoba dan obat obat terlarang jenis lainya kemungkinan akan mengalami peningkatan jelang perayaan natal dan tahun baru 2016.
"Wilayah Sulsel ini rawan peredaran penyeludupan narkoba, karena letak daerah ini sangat strategis. Apalagi tahun baru dan natal, kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel AKBP Rosnah Tombo.
Dia mengatakan, untuk menangkal peredaran barang haram tersebut, pihaknya akan terus siaga dan fokus mengawasi masuknya barang tersebut dari luar.
Selain itu pihaknya juga terus mengawasi tempat-tempat yang dianggap rawan masuknya dan beredarnya narkoba yang kemungkinan narkoba jenis baru.
"Tempat yang rawan penyelundupan narkoba yaitu Pelabuhan Pare pare, Soekarno Hatta dan Bandara, kata Rosna.
Lanjut Rosna, untuk mengantisipasi ini, pihaknya juga telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah insntasi. BNPP Sulsel juga telah membentuk satgas yang akan mengawasi peredaran dan penyelundupan barang haram tersebut.