Tolak Penggusuran, Mahasiswa Akan Dipertemukan dengan Anggota DPRD Makassar
FPR merupakan gabungan beberapa lembaga kemahasiswaan UNM
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar aksi demonstrasi di pelataran gedung DPRD Makassar, Jl AP Pettarani, Sulawesi Selatan, Selasa (15/12/2015).
FPR merupakan gabungan beberapa lembaga kemahasiswaan UNM yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIP UNM, BEM FIS UNM, BEM Psikologi UNM, Kemas FBS UNM, HIMPOSEP FE UNM, KMP3 dan FKPRM.
Mereka menuntut anggota DPRD Makassar agar bisa membatalkan rencana penggusuran terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berlokasi di depan Kampus Universitas Negeri makassar (UNM) Parangtambung.
Para demonstran tersebut diterima oleh anggota komisi C DPRD Makassar, Arifin Dg Kulle, M Yunus, dan Syarifuddin Badollahi.
Mereka berjanji akan mempertemukan anggota DPRD dengan perwakilan mahasiswa dalam sebuah Rapat Dengar Pendapat.
"Kita akan agendakan RDP dengan PKL dan perwakilan mahasiswa dalam waktu dekat ini tapi kita tunggu dulu karena anggota dewan sedang melakukan kunjungan kerja," kata Arifin.
Sementara itu, Iwan selaku perwakilan PKL berharap mereka tidak lagi mendapat ancaman dari pihak tertentu dan tidak digusur dari depan kampus.
"Kami berharap tidak ada lagi ancaman kepada kami. Kami juga menolak untuk dipindahkan apalagi digusur," kata Iwan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/fpr_20151215_152912.jpg)